Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Kota Singaraja Dikepung Polisi
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kota Singaraja secara total dikepung sejumlah polisi berseragam maupun berpakaian preman hingga Sabtu (25/10), menyusul beraksinya pelaku aksi curanmor yang berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor yang diparkir di areal RSU Kertha Husadha Singaraja.
Tiga titik pintu masuk Kota Singaraja menjadi fokus penjagaan polisi berseragam, sedangkan sejumlah unit intelejen mengobok-ngobok semua sudut kota Singaraja. Tidak hanya itu, pencarian juga dibantu oleh Unit Patroli Sat Samapta Polres Buleleng dan Polsektif Kota Singaraja, demikian juga di setiap Polsek secara serentak melakukan razia, namun keberadaaan sepeda motor Mio warna hitam DK 5439 UQ tidak ditemukan.
Tidak bisa ditemukan motor curian itu, ini sepertinya sebuah jaringan yang dengan cepat melakukan aksi pencurian sepeda motor, padahal semua lokasi di Kota Singaraja telah kita blokade termasuk menyisir lokasi yang sejak awal kita curigai, hasilnya masih nihil, ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya.
Polisi yang merasa kecolongan dengan ulah pelaku Curanmor terus berupaya untuk menemukan keberadaan sepeda motor yang disikat maling tersebut, semua tempat sudah kita cari dan sanggong, namum belum bisa kita temukan, ujar Ambariyadi.
Sebelumnya, sepeda motor Mio DK 5439 UQ yang diparkir Fathul Hidayat (26) warga Dusun Kauman, Desa Pengastulan Kecamatan Seririt hilang disikat maling di pelataran Parkir RSU Kertha Husadha Singaraja setelah ditinggalkan beberapa menit untuk mengambil obat.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan