Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Petani Mengeluh, Pupuk Urea Langka
Tembuku
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beberapa kelompok tani yang ada di Kecamatan Tembuku mengeluh terkait sulitnya mendapatkan pupuk jenis urea di pasaran. Akibatnya para petani pun tidak mengunakan pupuk jenis urea dengan konsekuensi hasil yang akan di dapatkan petani akan menurun.
Dari hasil reses mengemuka bahwasannya, para petani mengeluh sulitnya mendapatkan pupuk jenis urea, ujar anggota DPRD bangli, I Ketut Sulatra.
Baca juga:
Heboh Aksi Nekat Petani Sawit RI
Ungkap anggota dewan dari PPIB itu, sejatinya untuk mendapatkan pupuk urea bebeberapa petani sudah mengajukan semacam surat RDKK atau surat rekomindasi dari subak , namun sayangnya para petani pun kesulitan mendapatkan pupuk. Akibatnya kini para petanipun tidak menggunakan pupuk urea dalam memelihara lahan pertaniannya.
Akibat dari tidak di gunakannya pupuk urea itu dampaknya sangat besar dirasakan para petani, yakni terkait suburnya lahan yang di pelihara, Tumbuhan itu sama dengan manusia, kalau kita saja kekurangan vitamin tentu akan mengganggu kesehatan, ujarnya, seraya menambahkan yang justru di takutkan para petani saat ini yakni akan mengalami gagal panen.
Baca juga:
Heboh Aksi Nekat Petani Sawit RI
Ungtuk itu dia berharap agar para pihak yang menagani masalah pendistribusian pupuk secepatnya mengambil langkah, dan dia sendiri tidak mengetahui secara persis apakah itu dikarenakan pasokan pupuk dari pusat memang seret atau memang tidak ada pasokan ke tiap-tiap distributor.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan