Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pariwisata Bali Diprediksi Tetap Stabil
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaku Pariwisata di Bali yakin keputusan pemerintah Australia untuk memberlakukan travel warning (peringatan untuk tidak berkunjung bagi warganya) ke indonesia tidak akan membawa dampak negatif pada pariwisata Bali.
Ketua Badan pariwisata Bali (BTB) Ngurah Wijaya ketika ditemui beritabali.com di Renon (27/10) menyatakan keputusan pemerintah Australia mengumumkan kembali travel warning terkait rencana eksekusi terhadap terpidana mati bom Bali Amrosy Cs merupakan hal yang biasa. Ngurah Wijaya optimis travel warning Australia tidak akan berpengaruh pada minat wisatawan Australia untuk datang ke Bali.
Menurut Ngurah Wijaya, direalasenya kembali travel warning oleh pemerintah Australia tidak menyebabkan terjadi pembatalan kunjungan oleh wisatawan Australia. Travel warning dari Australia itu sudah ada dari dulu cuma memang levelnya dinaik turunkan sesuai dengan kebutuhan mereka. Dan saya kira ini wajar-wajar saja,Jelas Ngurah Wijaya.
Ngurah Wijaya berharap Jaksa Agung tidak lagi mengulur-ulur proses eksekusi. Sebab tarik ulur tidak hanya menyebabkan keragu-raguan wisatawan untuk datang berkunjung ke Bali. Tetapi hal yang lebih penting adalah citra hukum Indonesia di mata dunia.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang