Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pariwisata Bali Diprediksi Tetap Stabil

Renon

Senin, 27 Oktober 2008, 19:26 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pelaku Pariwisata di Bali yakin keputusan pemerintah Australia untuk memberlakukan travel warning (peringatan untuk tidak berkunjung bagi warganya) ke indonesia tidak akan membawa dampak negatif pada pariwisata Bali.

 


Ketua Badan pariwisata Bali (BTB) Ngurah Wijaya ketika ditemui beritabali.com di Renon (27/10) menyatakan keputusan pemerintah Australia mengumumkan kembali travel warning terkait rencana eksekusi terhadap terpidana mati bom Bali Amrosy Cs merupakan hal yang biasa. Ngurah Wijaya optimis travel warning Australia tidak akan berpengaruh pada minat wisatawan Australia untuk datang ke Bali.

 


Menurut Ngurah Wijaya, direalasenya kembali travel warning oleh pemerintah Australia tidak menyebabkan terjadi pembatalan kunjungan oleh wisatawan Australia. Travel warning dari Australia itu sudah ada dari dulu cuma memang levelnya dinaik turunkan sesuai dengan kebutuhan mereka. Dan saya kira ini wajar-wajar saja,Jelas Ngurah Wijaya.

 


Ngurah Wijaya berharap Jaksa Agung tidak lagi mengulur-ulur proses eksekusi. Sebab tarik ulur tidak hanya menyebabkan keragu-raguan wisatawan untuk datang berkunjung ke Bali. Tetapi hal yang lebih penting adalah citra hukum Indonesia di mata dunia.

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami