Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Turis Australia Tak Pedulikan Travel Warning
BERITABALI.COM, BADUNG.
Travel warning yang dikeluarkan Pemerintah Australia hingga kini belum berpengaruh pada kunjungan turis asing di Bali. Di Pantai Kuta, turis asal Australia mengaku tidak terlalu merisaukan travel warning yang dikeluarkan oleh Pemerintah Australia.
Pasca dikeluarkannya travel warning oleh pemerintah Australia, aktivitas turis asing di Pantai Kuta masih tampak normal. Seperti hari hari biasanya, pantai ini selalu dipenuhi oleh turis mancanegara.
Selain berjemur di bawah terik matahari, turis asing yang datang ke Kantai Kuta juga melakukan aktivitas berenang hingga bermain surfing.
Pasca dikeluarkannya travel warning oleh pemerintah Australia, jumlah turis asing khususnya turis Australia di pantai ini tidak berubah.
Para turis asal Australia yang ditemui di Pantai Kuta mengaku tidak terlalu mempedulikan peringatan travel warning yang dikeluarkan oleh pemerintahnya
Apa yang harus saya takutkan, saya percaya semuanya akan baik-baik saja, memangnya apa yang perlu ditakutkan, saya tidak pernah berbuat salah dan saya cinta Bali,kata Swava Juroczko, turis wanita Australia keturunan Polandia
Jika eksekusi sudah dilakukan, saya yakin akan semakin banyak turis yang datang ke Bali. Travel warning? Apa yang perlu dikhawatirkan? Saya yakin tidak akan terjadi apa-apa, kata Bill, turis asal Sydney Austraia.
Menurut keterangan kantor Satgas Pengamanan Pantai Kuta, pasca dikeluarkannya travel warning, jumlah kunjungan turis asing ke Pantai Kuta cenderung stabil.
Turis asing khususnya yang datang ke Pantai Kuta, umumnya tidak begitu memperdulikan eksekusi Amrozi atau travel warning, mereka menyatakan tetap fokus pada liburan di Bali, pada cuek semua,kata Wayan Sirna, Wakil Kepala Satgas Pantai.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun