Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Eksekusi Amrozi cs Ibarat Rambu Lalu Lintas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Eksekusi terpidana mati kasu Bom Bali I Amrozi, Imam Samudera, dan Ali Gufron, merupakan suatu hal yang wajar dalam proses penegakan hukum di Indonesia. Eksekusi Amrozi cs ibarat rambu lalu lintas yang harus ditaati seluruh warga Indonesia, tanpa pengecualian.
Hal ini disampaikan tokoh pemuda Bali yang juga Ketua DPD KNPI Bali, Putu Indrawan Karna SH, Sabtu (8/11).
Eksekusi Amrozi cs, kata Indrawan, imerupakan suatu hal yang tepat dan wajar untuk dilakukan sebagai konsekusensi dari pelanggaran hukum yang telah dilakukan para terpidana.
"Ibarat lampu merah atau rambu lalu lintas, semua warga negara Indonesia harus mematuhinya tanpa melihat warna, agama, kelompok, dan lain sebagainya. Jika lampu merah, ya semuanya harus berhenti. Semuanya harus patuh di depan hukum,†kata Indrawan.
Menurut Indrawan, dirinya saat ini bingung melihat proses hukum terhadap ketiga terpidana mati kasus Bom Bali I Amrozi, Imam Samudera, dan Ali Gufron.
Saya dan warga negara lainnya mungkin bingung melihat pelaksanaan hukuman mati ini (Amrozi cs). Kejahatan yang dilakukan merupakan kejahatan extra ordinary (luar biasa) dan sudah pantas untuk dihukum mati. Tapi kenapa ada PK (Peninjauan Kembali) satu hingga PK empat? Kenapa eksekusi molor terus, macetnya di mana? Orang yang pernah belajar hukum pasti bertanya-tanya juga dan bisa langsung menduga ini ada tawar menawar politis,†jelas Indrawan.
Pelaksanaan hukuman mati Amrozi cs, kata Indrawan, harus segera dilaksanakan agar tidak menimbulkan kecemburuan bagi warga negara Indonesia lain, yang juga pernah menjalani proses hukuman mati.
Kasus eksekusi mati Tibo misalnya, tidak pernah ada blow up berita seperti ini, langsung dieksekusi karena dianggap bersalah di mata hukum. Jadi sekali lagi ini persoalah penegakan hukum semata, menciptakan rasa keadilan bagi seluruh warga negara Indonesia, bukan malah melebar ke hal-hal lainnya,†tegas Iwan.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2775 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1966 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun