Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Pakar Tsunami Australia Batal ke Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Travel Warning yang dikeluarkan Pemerintah Australia pasca eksekusi mati Amrozi cs, ditaati betul oleh warganya. Buktinya, puluhan pakar tsunami dari negeri kangguru itu batal menghadiri konfrensi tsunami internasional di Nusa Dua Bali.
Sebelum konfrensi dimulai, Australia tercatat sebagai negara yang paling banyak mendaftarkan paper (tulisan) ilmiah tentang tsunami di konfrensi ini, ada sekitar 42 paper. Entah karena khawatir atau bagaimana, mereka (pakar tsunami Australia) mendadak membatalkan kehadirannya,†kata Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman, saat jumpa pers Konfrensi Internasional Tentang Peringatan Dini Tsunami atau Internastional Confrence on Tsunami Warning, hari ini (12/11)
Konfrensi intenasional ini diikuti pakar tsunami dari 12 negara dan berlangsung selama 2 hari di Nusa Dua. Selain tuan rumah Indonesia, pertemuan ini antara lain dihadiri oleh negara India, Srilanka, Jepang, Swedia, Jerman dan beberapa negara asing lainnya.
Selain saling bertukar informasi soal teknologi dan penelitian bencana tsunami, para pakar juga bertukar informasi soal cara-cara menghadapi bencana tsunami.
Dalam pertemuan ilmiah para pakar tsunami ini, akan dipaparkan sekitar 80 tulisan ilmiah dari 12 negara. Tulisan ilmiah yang akan dibahas memaparkan berbagai persoalan terkait tsunami mulai informasi simulasi dan model tsunami, mitigasi dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi bahaya tsunami, dan berbagai paparan ilmiah lainnya.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 2902 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1087 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 483 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun