Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Bayar Cepat, Layanan Amburadul
BERITABALI.COM, BULELENG.
Slogan Ternyata Ngurus Samsat Mudah yang dipasang pada tembok Kantor Samsat Kabupaten Buleleng, ternyata hanya isapan jempol. Sebab, slogan itu tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Kenyataan yang terjadi, seperti nampak Rabu (12/11) Pelayanan sangat lama dan berbelit-belit. Sementara untuk para calo, sangat mudah dan praktis bahkan bisa dilakukan tanpa persayaratan lengkap. Padahal, warga masyarakat mendatangi Kantor Samsat adalah untuk membayar pajak kendaraan, namun bila diurus sendiri akan memakan waktu yang lama dan bila melalui calon pelayanan dapat selesai hanya lima menit.
“semakin besar uang yang diberikan kepada calo, justru semakin mempersingkat waktu untuk mengurus, bahkan hanya lima menit sudah selesai, tapi bila ngurus sendiri, bisa seminggu baru kelar,†ungkap Agus Sudirman, warga Kelurahan Banyuasri.
Fenomena menarik yang terjadi adalah proses pembayaran pajak kendaraan sangat cepat dilayani, sementara penyerahan bukti pembayaran pajak sangat lamban.â€Bayar pajak kok dipersulit, petugasnya malah ngacir, saat ditanya kenapa lama menunggu bukti pembayaran pajak, sementara kalau lewat calo justru sangat cepat, baru datang, ditanya mau urus apa ?sudah ada yang ngurus ?mari saya urus !†ungkap Agus Sudirman mengutip tawaran sejumlah calo yang bergentayangan di Kantor Samsat Buleleng.
Selain menjadi sorotan masyarakat, keberadaan calo dan pelayanan di Kantor Samsat Buleleng juga menjadi pembahasan hangat wakil rakyat diruang Komisi C DPRD Buleleng. Gede Suartana selaku Ketua Komisi C, sangat menyayangkan pelayanan amburadul di Kantor Samsat tersebut.â€Ini mencoreng citra pemerintah. Tidak bisa seperti itu dalam melayani masyarakat, Pajak kendaraan bermotor merupakan sumber PAD yang bersumber dari masyarakat. Sehingga wajib dilayani dengan baik dan cepat. Bukan justru mendahulukan para calo,†ungkapnya. (sas)
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 2902 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1087 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 483 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun