Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
PNS Jembrana Diguyur Gaji ke-14
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hari ini, Jumat (14/11) seluruh PNS di Pemkab Jembrana bernafas lega. Pasalnya penantian PNS selama 3 bulan untuk mendapatkan gaji ke-14 terjawab sudah dengan mulai diterimanya gaji ke-14 tersebut oleh PNS.
Bupati Jembrana, I Gede Winasa ketika ditemui mengatakan pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp. 9 milyar untuk membayar gaji ke-14 untuk 6 ribu PNS. "Dana yang dibutuhkan adalah Rp. 9 milyar untuk membayar gaji ke-14 untuk 6 ribu PNS. Jadi masing-masing PNS mendapatkan Rp.1,5 juta dipotong pajak,"ujarnya
Menurut Winasa, gaji ke-14 ini tidak diberikannya dengan cuma-cuma tapi diikuti dengan konsekuensi yang harus dipenuhi untuk tetap meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Bonus harus dilihat sebagai pemacu kinerja agar lebih baik lagi. Saya paling tidak suka kalau pagi-pagi ada pegawai yang sudah baca koran atau main game di komputer," ucapnya.
Selain PNS, lanjut Winasa, pegawai honor daerah (honda), perbekel dan kepala dusun (kadus)/kepala lingkungan (kaling) juga kebagian bonus tersebut. Untuk pegawai honda dan kaling/kadus mendapat bagian Rp. 300 ribu sedangkan perbekel mendapat Rp.1 juta. "Meski nilainya berbeda namun tuntutannya sama yakni agar kinerjanya ditingkatkan," terangnya.
Winasa juga meminta agar gaji ke-14 dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Saya tidak menginginkan kalau bonus yang diterima dipakai untuk hura-hura, apalagi untuk judi atau membeli togel," pungkasnya.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan