Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 19 Agustus 2026
Walhi Rekomendasikan Moratorium Pembangunan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali merekomendasikan kepada pemerintah daerah Bali untuk melakukan moratorium pembangunan di sepadan Danau Batur Bali. Rekomendasi ini disampaikan Walhi Bali mengingat pencemaran yang terjadi di Danau Batur akibat limbah pertanian dan limbah domestic.
Belum lagi alih fungsi lahan hutan di sekitar danau menjadi areal pertanian dan fasilitas pariwisata seperti hotel dan villa telah menyebabkan tingginya sedimentasi pada danau. Direktur Walhi Daerah Bali Agung Wardhana ketika ditemui beritabali.com di Sesetan (15/11) menyampaikan selain melakukan moratorium pembangunan, pemda Bali juga harus menghentikan sementara seluruh investasi baru di Danau Batur.
Kita juga selama ini menyerukan bagaimana kita menghentikan arus investasi itu sementara, arus investasi pariwisata itu sementara sambil membuat sebuah pengelolaan yang lebih berpihak pada kelestarian dan keadilan lingkungan hidup, karena selama ini pemerintah tidak mempunyai master plan,â€kata Agung Wardhana.
Sebelumnya berdasarkan analisis Badan Lingkungan Hidup propinsi Bali, dalam 5 tahun terkhir sedimentrasi di danau Batur mencpai ketebalan 1 meter. Sedangkan pada musim kering, air permukaan danau mengalami penurunan hingga 50 centimeter.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4577 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2379 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2036 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1640 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1080 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun