Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Angkut Kayu Illegal, Guru Dibekuk Polisi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah sejak lama menjadi target operasi aparat, Nyoman Din (42), oknum guru di salah satu SMP di Mendoyo akhirnya berhasil dibekuk polisi lantaran tertangkap basah mengangkut kayu tanpa disertai dokumen.
Dari informasi yang dihimpun, Jumat (21/11), warga Banjar Kaleran, Yeh Embang Tengah, Mendoyo ini diketahui memang menjadi target operasi pihak kepolisian dalam memerangi illegal logging. Sayangnya Din cukup licin sehingga, polisi harus melakukan penyelidikan cukup lama.
Namun Din tidak bisa menghindar saat polisi membekuknya di jalan Tibu Sambi, Yeh Embang Kangin pada Jumat (21/11) pukul 05.00 pagi saat mengangkut kayu bersama sopirnya Putu Mal (30), warga Br Tibu Sambi, Yeh Embang Kangin, Mendoyo. Din dan sopirnya Mal saat itu tertangkap basah membawa 107 batang bayur illegal tanpa dokumen dengan truk merah DK 8009 BI, yang akan dijualnya.
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Wayan Sinaryasa seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana Jumat (21/11) ketika dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah mengamankan dua tersangka yang terbukti mengangkut kayu bayur tanpa dokumen.
"Kedua tersangka dan barang buktinya berupa truk merah DK 8009 BI dan kayu bayur 107 batang kita amankan di Polres Jembrana guna menyidikan lebih lanjut. Kedua tersangka akan kita jerat pasal 50 ayat 3 huruf h yo pasal 78 ayat 7 UU no 41 tahun 1999 tentang kehutanan," pungkasnya.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun