Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Bali Positif Terjangkit Rabies
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali saat ini dinyatakan positif terjangkit penyakit rabies. Hal ini menyusul setelah dipastikan terbukti satu dari 3 kasus tergigitnya 3 orang sampai meninggal oleh anjing di Bali, positif rabies.
"Dari tiga kasus tergigitnya manusia oleh anjing, satu di antaranya dinyatakan terbukti positif rabies, yakni yang terjadi di Desa Kedonganan Badung," ujar Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali, Ida Bagus Ketut Alit, di Denpasar, Sabtu (29/11).
Seperti diketahui, baru-baru ini ada tiga orang meninggal setelah digigit anjing. Ketiga korban tersebut adalah Muhammad Oktav Rahmana Putra (3), balita asal Desa
Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Kadek Artana (32), dan Ketut Wirata (28). Sebelum meninggal, korban sempat menjalani perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar.
Terkait hal itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengeluarkan instruksi melarang masuknya tiga jenis hewan ke Bali. Ketiga jenis hewan tersebut yakni anjing, kucing dan kera. Karena ketiga jenis hewan ini dinilai sangat potensial sebagai penular rabies.
Selain itu, guna mencegah meluasnya penyakit rabies ini, Gubernur Pastika juga menginstruksikan agar segera membunuh anjing-anjing liar di jalanan. "Aning-anjing liar harus dieliminasi untuk mencegah terjangkitnya rabies," ujar Pastika, usai acara open house di Wantilan Gedung DPRD Bali.
Kadis Peternakan Bali Ida Bagus Ketut Alit juga mengimbau masyarakat, apabila menemukan anjing dengan gejala gerak gerik yang aneh mirip 'gila' agar segera melaporkannya ke instansi terkait guna diobservasi lebih lanjut.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3788 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1731 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang