Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sering Ngadat, Dendanya Melebihi Denda Bank

Rabu, 24 Desember 2008, 20:35 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Warga Tabanan kembali mengeluhkan pelayanan PDAM, selain air sering ngadat warga juga mengeluhkan denda yang diberlakukan PDAM kepada pelanggan yang telat membayar rekening dirasa terlalu besar. Warga harus membayar denda Rp 10 ribu jika telat membayar dalam jangka waktu satu bulan, sedangkan bila denda itu baru dibayar pada bulan kedua denda akan bertambah menjadi Rp 50 ribu.

Keluhan itu disampaikan oleh Pan Intan (45) salah satu warga banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Rabu (24/12). Dikatakannya, pagi tadi seorang petugas PDAM mendatangi rumahnya karena ia telat membayar rekening air PDAM. Rekening air bullan lalu yang mesti ia bayar sebesar Rp. 125.640. Karena belum mempunyai uang untuk membayar Ia kemudian memutuskan untuk membayar bulan berikutnya.

"petugas PDAM mengatakan kepada saya, kalau saya didenda Rp 10 ribu karena telat membayar air PDAM, petugas itu juga mengatakan kalau bulan kedua nanti saya tidak juga membayarnya, dendanya bertambah menjadi Rp 50 ribu,"jelasnya kepada BeritaBali.

Ia pun sempat menanyai aturan denda itu kepada petugas PDAM yang medatanginya, namun petugas yang datang hanya mengatakan aturan denda itu sudah sesuai dengan peraturan bupati."petugas tidak membawa peraturan bupati, melainkan disampikan secara lisan," jelasnya.

Denda yang diberlakukan kepadanya dirasakan terlalu berat, terlebih bagi masyarakat kecil seperti dirinya, "kalau terus-terusan begini, mendingan saya kembali menggunakan air sumur daripada denda PDAM melebihi denda di bank," tegasnya ketus. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami