Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
HIV/AIDS Kembali Renggut Nyawa Warga Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Mewabahnya AIDS di Kabupaten Tabanan semakin terbukti, pasalnya salah satu warga di Tabanan Selatan yakni N P (45) meninggal karena digerogoti virus mematikan HIV/AIDS, Kamis (25/12). Ia menghembuskan napasnya yang terakhir setelah sempat dirawat di RS Sanglah Denpasar.
Informasi kuat yang diterima Beritabali.com korban meninggal sekitar pukul 07.00 Wita di rumahnya. Menurut sumber lagi, NP meninggal dunia karena positif menderita HIV/AIDS yang mengerogotinya sejak satu tahun belakangan
ini.
"Ia sempat lama dirawat di Rumah Sakit Sanglah karena positif HIV/AIDS," jelas sumber yang enggan namanya dionlinekan. Masih menurutnya, warga setempat masih menyiapkan prosesi upacara penguburan bagi korban. "rencananya korban dikubur hari Selasa depan," jelasnya lagi.
Dikatakannya, korban yang sudah memiliki beberapa cucu ini memang memiliki riwayat hidup yang suka gonta-ganti cewek dan suka pergi ke ke tempat-tempat yang dinyatakan sebagai sarang HIV/AIDS salah satunya Terminal Pesiapan Indah.
Seperti diketahui data terakhir di Tabanan sekitar 105 warganya positif HIV/AIDS, jumlah tersebut bisa bertambah karena penyebaran virus HIV/AIDS begitu cepat, dan korban korban HIV/AIDS mulai meregang nyawa.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun