Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Tukang Gendam Turki dan India Beraksi di Denpasar
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penjahat dengan kemampuan hipnotis beraksi di Denpasar Bali. Tiga pertokoan di kawasan Denpasar menjadi korban pelaku yang diduga kuat warga negara Turki dan India.
Saksi mata mengatakan, aksi hipnotis ini terjadi Selasa (03/02) sekitar pukul 16.00 Wita. Dua geng spesialis hipnotis beranggotakan warga Turki dan India, mendatangi tiga toko di Jalan Plawa dan Hayam Wuruk Denpasar.
Bukan hanya pemilik toko, pelanggan yang berada di toko turut dihipnotis. Seorang korban yang ditemui, Rabu (04/02), mengakui tokonya di Jalan Plawa, Denpasar, terkenda gendam.
Pemilik toko yang bernama Simin (52) menjelaskan, saat itu dia meladeni beberapa pembeli. Ketika melayani pembeli, mendadak turun seorang perempuan dan laki-laki dari mobil APV. Mereka mengaku bermaksud membeli air mineral dan makanan ringan.
Setelah membeli air mineral, mereka meminta korban menukar uang pecahan Rp 20 ribuan, sebanyak 5 lembar. Hipnotis pun mulai terjadi. Saat memberikan pecahan Rp 20 ribu sebanyak 5 lembar, terjadi keanehan. Korban terus mengeluarkan uang kepada pelaku.
Total uang yang dikeluarkan korban mencapai Rp 5 juta. Sementara sisanya Rp 2 juta masih tersimpan di kasir korban. Herannya, 6 orang pelanggan yang ada di toko turut digendam.
“Pelakunya bilang terus,,…terus,,..uang yang baru,,..uang yang baru. Saya heran kenapa saya mengulur terus uang ke pelaku,” katanya.
Korban baru tersadar, setelah pelaku kabur. Kesadaran korban timbul, setelah ada seorang anak kecil yang mengabarkan ke korban, bahwa ada seorang bule datang dan akan membeli makanan kecil.
Di lokasi yang sama, di Jalan Plawa No 83 sekitar 20 meter ke selatan dari lokasi toko milik Simin. Korbannya pemilik toko bernama Ni Ketut Yuliani (41). Korban mengku terkena gendam namun lolos dari kerugian.
“Pelakunya satu cewek berambut panjang agak pirang, dan yang laki-laki rambut sebahu, mereka naik mobil Avanza plat Jakarta,” sebutnya.
Modusnya juga sama, menyaru tukar uang. Namun kali ini pelaku agak tergesa-gesa, pasalnya saat membuka laci, korban cepat-cepat menutupnya. Padahal, di toko tersebut ada seorang pembeli, yang herannya pembeli itu tidak tahu, kedatangan pelaku.
“ Saya langsung tutup laci, saat mereka membuka laci sendiri. Mereka langsung pamitan katanya thank you, gitu saja,” beber korban.
Aksi gendam ini tak hanya belaku bagi Simin dan Ni Ketut Yuliani. Di sebuah toko penjual VCD di seputaran Jalan Hayam Wuruk, turut terkena gendam dengan kerugian mencapai jutaan rupiah.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang