Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Warga Busungbiu Temukan Peti Mati Batu
Busungbiu
BERITABALI.COM, BULELENG.
sarkopagus Warga Busungbiu Temukan Peti Mati BatuWarga di Dusun Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Buleleng digegerkan dengan temuan sebuah peti mati yang terbuat dari batu. Peti mati batu ini ditemukan setelah sisi tebing pada aliran sungai di desa setempat longsor.
Penemuan benda berupa peti mati yang terbuat dari batu di Dusun Kelod, Desa Busungbiu, Jumat (13/2) berawal saat Ketut Tama dan beberapa warga setempat membersihkan sisa tanah longsor di aliran sungai.
Secara tidak sengaja Ketut Tama melihat adanya benda batu tersebut hingga kemudian didekati dan dibersihkan.
Di dalam peti mati yang terbuat dari batu itu ditemukan adanya sisa-sisa tulang dan gigi manusia yang sudah hancur. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Busungbiu.
“Awalnya saya kira seperti batu biasa, tapi setelah didekati seperti peti mati. Dengan beberapa teman saya coba melihat. Di atasnya ada tutup dan bisa dibuka. Ternyata di dalamnya hanya berisi sisa tulang dan gigi manusia yang sudah hancur,” ungkap Ketu Tama.
Setelah mendapatkan laporan dari warga, polisi langsung melakukan olah lokasi. Peti mati yang terbuat dari batu tersebut diduga kuat merupakan sarkopagus peninggalan masa lalu.
Pasca penemuan peti mati batu ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng melakukan peninjauan dan pendataan untuk memastikan temuan benda yang diduga sarkopagus tersebut sebagai benda purbakala.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan