Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
51 Persen Terjadi Pada Remaja
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
hiv aidsHasil Survey lembaga pemerhati Remaja (Kisara) 51 persen kasus HIV/AIDS di Bali terjadi pada usia remaja. Dimana rata-rata usia remaja tersebut berkisar antara 15 hingga 29 tahun.
Hasil analisis Kisara para remaja tersebut diperkirakan terinveksi pada usia 13 tahun. Padahal berdasarkan data Komisi penanggulangan AIDS (KPA) Bali jumlah kasus HIV/AIDS di Bali mencapai 2400 kasus.
Koordinator Program Remaja Kisara Nyoman Sutarsa dalam keteranganya di Denpasar (16/2) menyatakan penularan HIV/AIDS pada remaja di Bali lebih banyak terjadi melalui hubungan seks dibandingkan melalui pemakaian jarum suntik narkotika secara bergantian (IDU).
Sutarsa menyatakan tingginya angka penularan HIV/AIDS pada remaja lebih diakibatkan oleh keterbatasan informasi yang ada.
“Ada keterkaitan antara informasi yang diterima remaja dengan perubahan perilaku. Target kita adalah merubah prilaku remaja. Dengan cara mendekatkan informasi dan pelayanan,” jelas Nyoman Sutarsa.
Koordinator Program Remaja Kisara Nyoman Sutarsa juga menambahkan dari survey yang dilakukan kisara selama September tahun lalu hingga Januari 2009 teruangkap 211 kasus kehamilam yang di luar nikah. Dari jumlah
tersebut 88% terjadi pada remaja.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2435 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun