Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
KPA Bali Siapkan 14.000 Kader Desa Peduli AIDS
Kreneng
BERITABALI.COM, DENPASAR.
hiv aidsKomisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali memastikan untuk merekrut sekitar 14.000 kader desa peduli AIDS hingga tahun 2010. Hingga saat ini KPA Bali hanya memiliki sekitar 200 kader Desa peduli AIDS.
Koordinator Pengelola Program KPA Bali Yahya Anshori menyebutkan para kader desa peduli AIDS tersebut akan disebar di 720 desa di bali. Dimana setiap desa akan memiliki sekitar 15-20 kader desa peduli AIDS.
Yahya Anshori mengatakan para kader desa peduli AIDS ini nantinya bertugas memberikan pelatihan dan penyuluhan pada masyarakat desa tentang bahaya HIV/AIDS. Mengingat penularan HIV/AIDS kini tidak saja terjadi padas kelompok beresiko tetapi telah meluas pada masyarakat umum
“Kader desa peduli AIDS ini merupakan sebuah kebutuhan, karena siapapun bisa menjadi korban. Maaf termasuk prajuru adapt juga ada yang menjadi korban,” kata Yahya Anshori.
Yahya Anshori menambahkan hasil pemantauan KPA Bali menemukan bahwa penularan HIV/AIDS sudah terjadi pada masyarakat desa. Salah satu factor penyebab diantaranya menjamurnya tempat hiburan seperti café di Desa. Sementara berdasarkan estimasi DInas Kesehatan Bali jumlah kasus HIV/AIDS di Bali mencapai 4000 kasus.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun