Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Simpan Ineks di Nyonyo, Cewek Café Diamankan
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
http://beritabali.com/tag/ekstasiLantaran menyembunyikan pil haram jenis ekstasi di bagian nyonyo atau payudara, seorang cewek café asal Jawa Tengah digelendang ke Mapolres Gianyar, Minggu (8/3).
Tersangka yang ditangkap ini bernama Umi Chomsiyati. Wanita yang baru tiga bulan bekerja di Gada Sari Café, Jalan By Pass Ketewel, Sukawati, Gianyar. Wanita ini tertangkap tangan ketika membawa Ektacy berwarna merah muda.
Penangkapan tersangka terjadi saat penggeledahan obat terlarang di Café tersebut pada hari Minggu pukul 02.00 Wita. Dalam penggeledahan tersebut ditemukan seorang wanita menyembunyikan 1 butir pil haram di bagian nyonyo atau payudara.
Ketika dimintai keterangannya, Pahumas Polres Gianyar, Kompol I Gde Sujana seijin Kapolres Gianyar, AKBP I Nyoman Astawa membenarkan adanya penangkapan tersebut.
Kini, pihaknya mengamankan pelaku serta barang bukti 1 butir pil ekstasi di Mapolres Gianyar. “ Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut, “ ungkapnya.
Selain mendapatkan pil haram jenis ekstasi, juga diamankan 11 cewek café tak beridentitas. “ Kami sudah serahkan masalah ini ke Satpol PP Gianyar, untuk ditindaklanjuti, “ kata Pria asal Bumi Lahar, Karangasem ini. (Art)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2960 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun