Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Hari Raya Galungan, Toko Emas Dibobol Maling
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
pencurianPerayaan Hari Raya Galungan di Jembrana sedikit ternoda. Pasalnya toko emas Surya Baru milik Haji Munif (49) yang berlokasi di Jalan Pahlawan No 9 Negara, dibobol maling.
Dari informasi yang dikumpulkan di TKP, bobolnya toko emas yang tepat berada di jantung kota Negara ini baru ketahuan ketika, Jalal, salah seorang karyawannya membuka toko pada Kamis (19/3). Jalal yang terkejut melihat barang-barang di toko dalam kondisi acak-acakan dan berantakan langsung melaporkannya ke Mapolres Jembrana yang lokasinya hanya beberapa meter arah utara dari toko tersebut. Menerima laporan tersebut, polisi langsung turun melakukan olah TKP.
Diduga maling masuk melalui pintu bekas kantor Bank Dagang Bali (BDB) yang lokasinya bersebelahan dengan toko emas itu. Setelah berhasil masuk, maling tersebut langsung lalu naik ke lantai dua. Dari lantai dua itu, maling berhasil menjebol tembok pembatas antara bekas kantor BDB dengan toko emas itu lalu beraksi di lantai bawah. Setelah berhasil memasuki toko emas tersebut, maling itu berusaha menjarah semua isi toko.
Namun, rupanya pemilik toko sudah waspada dengan kejadian seperti ini sehingga seluruh emas dagangannya disimpan dalam 2 buah brankas. Maling yang diduga membawa bor listrik, kabel rol dan stabilizer ini tidak mau menyerah. Terbukti, pada saat olah TKP yang dilakukan oleh petugas Reskrim Polres Jembrana ditemukan ada bekas bor pada salah satu brangkas yang berisi emas. Namun upaya maling itu tidak membuahkan hasil sehingga seluruh emas dalam brankas tersebut masih utuh.
Tidak ingin pulang dengan tangan hampa, maling itu menggasak neraca elektrik yang dipakai sehari-hari untuk menimbang emas. Di TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga milik maling tersebut, berupa bor listrik beserta mata bornya, kabel roll, stavol kecil. Disamping itu polisi juga menemukan 2 bungkus nasi yang diduga milik maling.
Haji Munif yang ditemui di sela-sela olah TKP mengaku seluruh emas yang berada di 2 brangkas masih utuh. “Yang hilang cuma timbangan electric yang sehari-hari saya pakai untuk menimbang emas,” katanya.
Haji Munif mengaku kalau dirinya terakhir menutup toko Rabu (18/3) sekitar pukul 14.00 wita. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Wayan Sinaryasa seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi membenarkan kasus pencurian yang terjadi di toko emas Surya Baru.
“Maling tersebut maksudnya ingin membongkar brangkas berisi emas, namun tak berhasil,” ujar Sinaryasa. Menurutnya kasus ini masih dikembangkan dan masih dalam proses penyelidikan. Seluruh barang bukti sudah diamankan di Polres Jembrana.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan