Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tiga Pelaku Perampasan Motor Ditangkap

Jumat, 3 April 2009, 14:50 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Aksi perampasan sepeda motor milik Lambertus Seran (30) yang terjadi, pada Selasa (31/03) malam, di traffic-light dikawasan jalan Gunung Sahyang Denpasar, akhirnya terungkap. Tiga pelakunya ditangkap satuan reskrim Poltabes Denpasar, di rumahnya masing-masing.

Ketiga tersangka masing-masing, Made Deni Purnama (26) tinggal di Jalan Sudirman Gang Bhineka Denpasar. Watrius Nonggal alias Kery (27) tinggal di Jalan Kerta I/9 Denpasar. Florensius Seran (30) alamat di Jalan Subur Denpasar.

Aparat kepolisian telah menemukan sepeda motor korban jenis Supra Fit DK 7552 AB. Motor tersebut dititip di rumah salah seorang saksi bernama Kristian Lalo tinggal di Jalan Bhineka Denpasar. Meski berada dilokasi kejadian, namun saksi tidak ikut melakukan penganiayaan.

Kasatreskrim Poltabes Denpasar Kompol Rendra Radita Dewayan SIK yang dikonfrmasi, mengatakan, penangkapan ketiga tersangka berawal dari laporan korbannya Lambertus Seran, pasca kejadian.

Setelah menerima laporan dari korban, tim buser dipimpin Kanit I AKP Made Pakris, menangkap tiga tersangka di rumahnya masing-masing. “Mereka mengakui perbuatannya,”ungkap Kompol Rendra, Jumat (03/04).

Menurut Kompol Rendra, perampasan sepeda motor milik korban, setelah terjadi tabrakan di traffic-light di Jalan Gunung Shangyang Denpasar. Tabrakan terjadi, antara rekan korban dan rekan tersangka.

Karena ada tabrakan, para korbannya menghubungi keluarganya masing-masing. Namun yang terjadi, setelah tiba dilokasi tabrakan, pihak keluarga tersangka, menuding korban sebagai pelaku penabrak. “Korban yang dikira menabrak teman tersangka. Sempat terjadi cekcok mulut,”terangnya.

Mantan Kanit Judi Susila Dit Reskrim Polda Bali ini mengatakan, dilokasi terjadi percekcokan mulut dan berakhir dengan pengeroyokan terhadap korban.

Dikeroyok bergantian mengakibatkan korban mengalami luka robek di mulut, hidung, dan mata kanan. Tragisnya, pengeroyokan itu membuat korban yang tinggal di Jalan Subur Monang-maning Denpasar, jatuh pingsan.

Disela –sela pengeroyokan itu dompet korban terjatuh dan diambil pelaku. Setelah itu, sepeda motor korban jenis Supra Fit Dk 7552 AB ikut dirampas.

Apa alasannya merampas sepeda motor korban ? Kompol Rendra mengatakan, sepeda motor dirampas sebagai jaminan agar korban mau membayar ganti rugi dari kecelakaan itu. Idealnya, bukanya membayar ganti rugi, korban yang mersa tidak bersalah, malah melaporkan insiden pengeroyokan dan perampasan sepeda motor ke Poltabes Denpasar. dan berakhir menangkap tiga pelakunya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami