Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Oknum Guru SMP Aniaya Istrinya
BERITABALI.COM, BULELENG.
Masalah sepele, kerap menjadi pemicu aksi Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT di Buleleng. Seorang oknum guru di Buleleng nekat menganiaya istrinya dengan memukul menggunakan tangan dan sapu ijuk.
Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang dilakukan Oknum Guru SMP Negeri 3 Banjar, PR Mundarko (50) terhadap istrinya Irawati (48) terjadi di Jalan Sriamerta, Dusun Tista, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Aksi penganiayaan ini Minggu (5/4) dilaporkan ke polisi.
” Aksi yang dilakukan pelaku terjadi karena salah paham antara pelaku yang sebenarnya suami dari korban sendiri. Kesalah pahaman ini membuat suami korban marah dan mengambil gagang sapu ijuk dan memukulkan ke tubuh istrinya di bagian paha, perut, tangan, serta memukul dengan tangan mengepal mengenai perut.
Selain itu suami korban juga menarik rambut korban sehingga korban merasakan pusing,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Sampai Minggu sore, penangganan kasus KDRT di Dusun Tista, Desa Baktiseraga tersebut masih dilakukan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak, PPA Sat Reskrim Polres Buleleng, dengan memeriksa sejumlah saksi. Sedangkan pelaku menurut rencana akan dipanggil polisi untuk didengarkan keterangannya.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2486 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1941 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun