Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Anggota Dewan Ibarat Lowongan Pekerjaan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Pemantauan Yayasan Wisnu menyebutkan hampir sebagian besar calon legislative dan juru kampanye partai politik mengumbar janji selama masa kampanye. Selain itu hanya 20 persen calon legislative yang memiliki visi dan misi yang jelas serta sejalan dengan visi dan misi partai politik.
Direktur Yayasan Wisnu Made Suarnatha menyatakan hal yang lebih mengecewakan adalah dari sekitar 5000 calon legislative di Bali kurang dari 20 % yang mengetahui tugas dan fungsi legislative. Begitu juga sebagian besar calon legislative yang maju terkesan memandang menjadi anggota dewan merupakan sebuah lowongan kerja.
“Semangat majunya luar biasa, jadi mereka sangat terpacu masuk ke ruang dewan untuk salah satunnya motif ekonomi karena mendengar gaji dewan tinggi dan tidak banyak kerjaanya, ya jadinya datang duduk diam dan dapat duit,†kata Made Suarnatha.
Direktur Yayasan Wisnu Made Suarnatha menambahkan selama masa kampanye cukup banyak juga calon anggota legislative yang tidak berani berbicara didepan umum. Terbukti beberapa calon legislative lebih mengedepankan kampanye dengan cara membagi uang, membagi-bagi baju kaos dan membagi-bagikan kartu nama.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun