Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bandara Ngurah Rai Dilengkapi Termal Scaner
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Bandara Mgurah Rai Denpasar kembali mengoperasionalkan Termal Scaner atau alat pendeteksi panas tubuh. Alat ini sebelumnya sempat dipasang pada tahun 2005, namun kemudian dicabut karena mengalami kerusakan.Pemasangan Termal Scaner ini sebagai antisipasi terhadap penularan penyakit migrasi atau penularan penyakit akibat perpindahan penduduk.
Seperti penyakit Sars, Flu Burung dan Flu Singapura. Dengan termal scanner maka penumpang yang memiliki suhu tubuh diatas 38,5 derajat celcius akan terdeteksi dengan cepat untuk kemudian menjalani proses karantina.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Bandara Ngurah Rai Denpasar I Nyoman Murtiyasa menegaskan untuk tahap awal termal scanner baru terpasang pada kedatangan internasional. “Kasus-kasus itu kan lebih banyak datang dari luar negeri , sehingga kita lebih focus disitu karena ugas kita mencegak dan menangkal keluar masuknya, kalau dihitung-hitung kita sudah mencoba melindungi diri” I Nyoman Murtiyasa.
Selain memasang Termal Scaner, Bandara Ngurah Rai Bali kini juga dilengkapi dengan body cleaner atau pembersih badan dari virus dan penyakit.selain itu juga akan dipasang alat rongent, sebagai sarana pendukung.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2956 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun