Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pedagang Nasi Babi Guling Cemas
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Setelah peternak Babi mengaku cemas akan munculnya Flu Babi, kini, giliran pedagang nasi babi guling menyatakan kecemasannya.Salah satu pedagang yang mengaku cemas adalah pedagang nasi babi guling Ibu Oka yang terletak di jalan Sweta persis di depan Puri Ubud. Pemiliknya, A.A Oka Suci mengaku cemas dengan munculnya flu babi ini.
Meski cemas, hingga kini Oka mengaku omzet dagangannya tak turun, malahan meningkat tajam.“ Semula kami biasanya memotong 6 ekor babi per hari , kini 7 babi, “ jelasnya ketika ditemui di warung makannya di Mas, Ubud.
Sambung Ibu Oka, demikian akrab disapa, dirinya tak memungkiri begitu banyak pengunjung menanyakan masalah ini. Tetapi dirinya jelaskan apa adanya, karena memang di Bali belum sampai ada yang terkena penyakit ini.
“ Babi yang kami sembelih semuanya bersih-bersih dan terjamin, untuk itu konsumen percaya untuk mencicipinya,“ ungkapnya.Yacobus, salah satu warga Belanda penggemar babi guling, ketika dimintai keterangan masalah flu babi mengaku tak peduli.
“ Babi guling ada di mana-mana, rasanya enak, saya suka, saya tak peduli flu babi, “ ucapnya ketika ditemui usai santap siang di warung Ibu Oka.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan