Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Agama dan Budaya Penghambat Dominan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hasil Kajian Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Indonesia (LP3MI) menyebutkan agama dan kebudayaan menjadi factor penghambat dalam upaya mewujudkan persamaan gender di Indonesia. Selain itu, Budaya Patriaki dinilai menjadi factor penghambat dominan bagi upaya mewujudkan persamaan gender.
Direktur LP3MI Lies Natalisa pada keteranganya di Kuta (26/5) menyatakan hambatan bagi upaya mewujudkan persamaan gender yang paling sulit terjadi di wilayah Indonesia Timur.
Walaupun demikian Leis, mengakui kondisi yang sama juga terjadi di Pulau Jawa. Lies mencontohkan kondisi yang paling riil yaitu dominanya laki-laki dalam keluarga ataupun di lembaga-lembaga desa. Kondisi ini dinilai sebagai penyebab rendahnya indek pengembangan gender di Indonesia
“Kalau masalah agama, laki-laki selalu jadi iman. Mereka berpikir laki-laki harus di depan, padahal itu hanya untuk jaman dulu. Tapi sekarang perempuan juga bisa memimpin” ujar Lies Natalisa.
Direktur LP3MI Lies Natalisa menambahkan perlu waktu lama untuk memasukkan isu persamaan gender dalam budaya patriaki di Indonesia. Terutama untuk masyarakat tingkat desa yang sangat tegung memegang budaya patriaki dan norma agama.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5489 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3474 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2310 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1114 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan