Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Bupati Bangli Diperiksa di Polda Tinggal Tunggu Waktu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bupati Bangli I Nengah Arnawa, kakak kandung otak pembunuhan wartawan Radar Bali Anak Agung Prabangsa, Nyoman Susrama, akan dipanggil untuk diperiksa di Polda Bali. Ia diperiksa karena mobil kijang yang digunakan untuk membuang jenazah Prabangsa, merupakan mobil miliknya.
“Bupati Bangli akan diperiksa sebagai saksi. Karena dari keterangan para tersangka diketahui, mobil yang digunakan untuk membuang jenazah Prabangsa ke laut merupakan mobil pribadinya. Bupati akan diperiksa untuk mencaritahu apakah ia tahu mobilnya digunakan untuk membuang mayat korban atau tidak,” jelas Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Gde Sugianyar hari ini (28/5).
Mengenai pejabat lainnya yakni Kepala Dinas Pendidikan Bangli, Sugianyar menyatakan kemungkinan juga akan dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi.“Semuanya mungkin saja dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini. Semuanya sama di depan hukum,” tegas Sugianyar.
Sugianyar menambahkan, jumlah tersangka dalam kasus pembunuhan wartawan Radar Bali Anak Agung Prabangsa, dipastikan akan terus bertambah.
Saat ini saja jumlah tersangka yang sudah dibekuk Polda Bali sudah mencapai total 9 orang. 2 orang lainnya juga sudah diamankan di Polda Bali, namun masih berstatus sebagai saksi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4414 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1907 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1507 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 996 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 928 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun