Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Indonesia Tuntut Penghapusan Subsidi Ekspor
Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Indonesia mendesak negara-negara maju untuk mengurangi atau menghapus subsidi ekspor terhadap produk hasil pertanian. Indonesia beralasan Subsidi ekspor hanya menyebabkan harga yang rendah di pasar dunia. Desakan ini disampaikan Indonesia pada Pertemuan ke-33 tingkat menteri perdagangan Kelompok negara-negara pengekspor produk pertanian (Crains Group) di Nusa Dua Bali, Senin (8/6).
Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan penghapusan subsidi bertujuan untuk menghilangkan distorsi harga ekspor pertanian. Sebab negara-negara berkembang tidak memberlakukan subsidi ekspor sehingga harga produk pertanian negara berkembang akan menjadi lebih tinggi.
Mari Elka Pangestu menegaskan penghapusan subsidi ekspor sangat penting bagi Indonesia. Mengingat 50 persen pekerja di Indonesia adalah petani. “Bagi Indonesia 50 persen tenaga kerja kita adalah di sektor pertanian. Jadi utamanya adalah melindungi kepentingan petani bagaimana caranya? Yang pertama menghapus dan mengurangi subsidi eksport,” jelas Mari Elka Pangestu. Sedangkan menteri Perdagangan Australia Simon Crean menilai pertemuan kelompok Crains memberi pesan politik yang kuat tentang perlunya memerangi proteksionisme ditengah resesi global. Menurut Simon Crean pertemuan crains juga memberi momentum bagi upaya merampungkan putaran doha.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5954 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2296 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan