Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Indonesia Tuntut Penghapusan Subsidi Ekspor
Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Indonesia mendesak negara-negara maju untuk mengurangi atau menghapus subsidi ekspor terhadap produk hasil pertanian. Indonesia beralasan Subsidi ekspor hanya menyebabkan harga yang rendah di pasar dunia. Desakan ini disampaikan Indonesia pada Pertemuan ke-33 tingkat menteri perdagangan Kelompok negara-negara pengekspor produk pertanian (Crains Group) di Nusa Dua Bali, Senin (8/6).
Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan penghapusan subsidi bertujuan untuk menghilangkan distorsi harga ekspor pertanian. Sebab negara-negara berkembang tidak memberlakukan subsidi ekspor sehingga harga produk pertanian negara berkembang akan menjadi lebih tinggi.
Mari Elka Pangestu menegaskan penghapusan subsidi ekspor sangat penting bagi Indonesia. Mengingat 50 persen pekerja di Indonesia adalah petani. “Bagi Indonesia 50 persen tenaga kerja kita adalah di sektor pertanian. Jadi utamanya adalah melindungi kepentingan petani bagaimana caranya? Yang pertama menghapus dan mengurangi subsidi eksport,” jelas Mari Elka Pangestu. Sedangkan menteri Perdagangan Australia Simon Crean menilai pertemuan kelompok Crains memberi pesan politik yang kuat tentang perlunya memerangi proteksionisme ditengah resesi global. Menurut Simon Crean pertemuan crains juga memberi momentum bagi upaya merampungkan putaran doha.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan