Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Indonesia Tuntut Penghapusan Subsidi Ekspor

Nusa Dua

Senin, 8 Juni 2009, 16:28 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pemerintah Indonesia mendesak negara-negara maju untuk mengurangi atau menghapus subsidi ekspor terhadap produk hasil pertanian. Indonesia beralasan Subsidi ekspor hanya menyebabkan harga yang rendah di pasar dunia. Desakan ini disampaikan Indonesia pada Pertemuan ke-33 tingkat menteri perdagangan Kelompok negara-negara pengekspor produk pertanian (Crains Group) di Nusa Dua Bali, Senin (8/6).

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan penghapusan subsidi bertujuan untuk menghilangkan distorsi harga ekspor pertanian. Sebab negara-negara berkembang tidak memberlakukan subsidi ekspor sehingga harga produk pertanian negara berkembang akan menjadi lebih tinggi.



Mari Elka Pangestu menegaskan penghapusan subsidi ekspor sangat penting bagi Indonesia. Mengingat 50 persen pekerja di Indonesia adalah petani. “Bagi Indonesia 50 persen tenaga kerja kita adalah di sektor pertanian. Jadi utamanya adalah melindungi kepentingan petani bagaimana caranya? Yang pertama menghapus dan mengurangi subsidi eksport,” jelas Mari Elka Pangestu. Sedangkan menteri Perdagangan Australia Simon Crean menilai pertemuan kelompok Crains memberi pesan politik yang kuat tentang perlunya memerangi proteksionisme ditengah resesi global. Menurut Simon Crean pertemuan crains juga memberi momentum bagi upaya merampungkan putaran doha. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami