Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tiap Malam Minggu Digelar Seni Tradisional
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Guna membuat Taman Budaya Denpasar lebih menggeliat, pengelola kini sudah merancang berbagai jenis seni tradisional yang akan dipagelarkan setiap akhir pekan. Sejumlah seni tradisional yang sudah diagendakan, antara lain drama gong, arja, lagu pop Bali, wayang kulit Cenk Blonk, dan seni-seni lainnya yang juga akan dipadukan dengan seni modern.
"Kami sudah merancang pagelaran seni mulai 18 Juli, seminggu setelah usai PKB XXXI," ujar Kepala UPT Taman Budaya Dewa Nurjana Putra, Senin (15/6) di Denpasar. Dengan demikian, dipastikan tiada akhir pekan tanpa pageran seni tradisional Bali. Guna lebih memikat semua kalangan penonton, akan dipertimbangkan mengombinasikan dengan seni-seni modern seperti band terkenal.
Tidak hanya itu, tapi juga akan diselenggarakan Pekan Pameran Produk Budaya Daerah (P3BD) Bali, yang dijadualkan berlangsung selama sepekan, mulai 12 Desember mendatang. Dalam acara ini, kata Dewa Nurjana, akan dipamerkan semua jenis kerajinan produk lokal Bali, mulai seni patung, perak dan lainnya.
"Tujuan semua ini adalah untuk membuat Art Centre lebih menggeliat, sehingga suasananya lebih hidup," tandas Dewa Nurjana. Rencana ini sudah mendapat respon positif dari Gubernur Mangku Pastika.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2948 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun