Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Solar Langka, Nelayan Pengambengan Menjerit
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kelangkaan solar beberapa hari belakangan ini membuat sejumlah nelayan di Desa Pengambengan, Negara menjerit. Pasalnya dengan kelangkaan solar berarti nelayan mengalami hambatan melakukan pekerjaan untuk menyambung hidupnya. H Abdul Kadir Jailani, Ketua Himpunan Nelasan Seluruh Indonesia (HSNI) Jembrana ketika ditemui Beritabali.com, Senin (15/6) mengungkapkan sejak Sabtu (13/6) lalu, solar mulai mengalami kelangkaan yang imbasnya kepada nelayan untuk mencari ikan di lautan lepas.
“Kendatipun jatah SPBN Pengambengan sudah ditambah dua kali lipatnya menjadi 32 ton perharinya namun belum juga mampu memenuhi kebutuhan nelayan yang mencapai 60 ton per harinya,” terang Abdul Kadir.
Kata Abdul Kadir, para nelayan ingin menempuh berbagai solusi untuk mengatasi persoalan kelangkaan solar tersebut, hanya saja mereka masih terbentur dengan berbagai kendala. “Kalau membeli di SPBU, nelayan harus membawa rekomendasi dari SPBN. Kalaupun sudah ada rekomendasi itu, nelayan masih khawatir jikalau di tengah perjalanan saat membawa solar dari hasil pembelian di SPBU dicegat polisi di tengah jalan,” tandasnya.
Solusi lainnya, tambah Abdul Kadir, nelayan menimbun solar untuk kebutuhan 1-2 hari sehingga bisa dipergunakan untuk besok atau lusanya sembari menunggu pasokan solar. “Tapi mereka khawatir lantaran penimbunan solar akan menimbulkan masalah hukum,” ujarnya. Menurut Abdul Kadir, saat ini nelayan Pengambengan sedang menghadapi dilema di sisi lain ketersedian solar di SPBN tidak mampu memenuhi kebutuhan nelayan sedangkan di sisi lain harus tetap melaut untuk memenuhi kehidupan mereka sehari-hari.
“Untuk beli di luar atau menimbun takut muncul persoalan hukum. Sementara untuk memohon penambahan jatah solar di SPBN Pengambengan mengurusnya harus ke pusat,” pungkasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman