Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
40 % Terumbu Karang Bali Mengalami Pemutihan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Rapid Asessement atau Penelitian cepat yayasan pemerhati terumbu karang Reef Check Indonesia menyebutkan 40 persen trumbu karang di Bali mengalami pemutihan. Pemutihan ini terjadi diduga sebagai dampak dari pemanasan global.
Kondisi ini dibuktikan dengan suhu air laut pada saat penyelaman yang tercatat rata-rata mencapai 29-30 derajat Celcius. Selain itu pemutihan trumbu karang terjadi menyebar di area antara Pantai Pemuteran dan Amed. Dimana panjang garis pantai antara Amed dan Pemuteran mencapai 120 km. Pimpinan Yayasan Reef Check Indonesia Naneng Setiasih pada keteranganya di Renon (23/6) menyebutkan pemutihan trumbu karang yang paling parah di Bali berada di Pantai Amed.
“Kondisi terparah untuk sementara yang kita temukan adalah di Amed, itu sekitar 55% karang kerasnya itu memutih, yang paling sedikit memutihnya itu di Pemuteran” ujar Naneng Setiasih.
Pimpinan Yayasan Reef Check Indonesia Naneng Setiasih menambahkan secara umum pemutihan karang yang paling keras terjadi pada kedalaman kurang dari 10 meter. Dimana pemutihan karang yang terjadi hamper 90%. Sedangkan berdasarkan catatan Reef Check Indonesia, pemutihan trumbu karang terbesar di Bali terjadi pada 1997-1998. Bersamaan dengan pemutihan masal global.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun