Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Kapolda Pertanyakan Tempat Dugem Buka Sampai Siang
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapolda Bali Irjen T. Asikin mempertanyakan jam operasional sejumlah tempat hiburan malam di Denpasar dan Kuta, yang sering buka hingga siang hari. Dengan adaya fenomena buka hingga siang hari, tak tertutup kemungkinan tempat tersebut jadi sarang peredaran narkotika.
Sudah bukan rahasia umum lagi, sejumlah tempat hiburan kerap buka hingga pagi hari. Di Denpasar hal itu dapat dilihat di tempat hiburan di Karaoke Akasaka dan Bintang.
Dua lokasi dugem yang terletak di Jalan Teuku Umar Denpasar ini, setiap harinya selalu melanggar aturan main dari kepolisian. Yakni, beroperasi hingga pagi hari.
Itu masih belum seberapa. Masih ada lagi tempat hiburan yang tutup hingga pukul 05.00 dinihari bahkan hingga pukul 11.00 siang.
Fenomena itu terlihat di Karaoke Bahari di Jalan Suwung Batan Kendal Sanur, dan sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Legian, Kuta.
Lokasi pariwisata terkenal di dunia ini, tak luput dari hingar-bingarnya suara dentuman “house musik.”
Lantas, mengapa tempat hiburan tersebut, beroperasi hingga pagi hari ?
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, polisi mengeluarkan ijin keramaian bagi tempat hiburan dengan batas waktu hingga pukul 03.00 Wita.
Ada kemungkinan perijinan itu dilanggar tanpa sepengetahuan aparat kepolisian maupun instansi terkait.
“Kadang tempat hiburan diam-diam tutup sampai pagi,” tutur sumber yang enggan disebut namanya.
Kondisi ini dikhawatirkan Kapolda Bali Irjen T. Ashikin Husein,
saat pertemuan dengan awak kuli tinta.
Kapolda asal Aceh ini mengakui, ada tempat hiburan di Legian Kuta, yang tutup hingga subuh, seperti Diskotik Bounty, Dee Jay Kafe dan lain sebagainya.
“ Saya sempat jalan-jalan ke seputaran Kuta. Dee Jay Kafe itu buka jam 3 siang, tapi tutup sampai jam 11 siang keesokan harinya, koq bisa,” ucapnya heran.
Maraknya tempat hiburan beroperasi hingga pagi hari, kata Kapolda, juga menjadi perhatian Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
“Pak Gubernur juga menanyakan perijinan Hotel, bagaimana supaya ada batasan,”ungkapnya.
Kapolda menerangkan, dengan adanya tempat hiburan malam buka hingga pagi hari, sangat identik dengan maraknya narkoba di tempat tersebut.
Meski pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap para pengedar dan pemakai, narkoba jenis itu terus saja merebak. Jenderal bintang dua ini sangat optimis narkoba jenis ekstasi masih beredar di Denpasar dan sekitarnya.
“Ekstasi sekarang ini sudah tidak murni lagi, banyak macam macam,” ujarnya.
Kapolda meminta kepada anggotanya untuk tidak neko neko terhadap narkoba. Dia tidak akan segan-segan menindak tegas anggotanya yang terlibat sebagai pemakai, maupun polisi ‘penjebak.’
“Saya akan pecat bagi petugas yang main inek (ekstasi) dan juga petugas yang melakukan penjebakan saat bertugas,” tegas Kapolda. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 473 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 381 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 375 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik