Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pelaku Pengancaman Masih Misterius
Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menjelang sepekan pasca kejadian pengancaman mati kepada Perbekel (Kepala Desa) Yehembang Kangin, Mendoyo, Made Ariana melalui secarik kertas ancaman yang ditemukan dalam lipatan kertas suara di TPS 2 Dusun Tegak Gede, Yeh Embang Kangin, Mendoyo namun pelaku pengancaman masih misterius.
Untuk mengungkap kasus ini, warga setempat akan melakukan upaya niskala dengan menempuh upacara mengening-ening.
Menjelang sepekan sejak dilaporkannya kasus pengancaman kepada Made Ariana oleh seorang oknum melalui secarik kertas yang diselipkan pada surat suara Pilpres lalu, pelaku pengancaman masih misterius.
Selain menempuh cara sekala dengan melaporkan kasus ini ke Polsek Mendoyo, warga juga mengupayakan dengan cara niskala dengan menggelar upacara mengening-ening untuk memperoleh titik terang kasus ini.
Ariana saat dihubungi, Rabu (15/7) membenarkan digelarnya upacara tersebut. “Sebelum dilakukan saya akan meminta petunjuk dari sulinggih terlebih dulu,” ujarnya.
Menurut rencana, kata Ariana, upacara mengening-ening akan dilakukan oleh pihak banjar yang sebelumnya didahului dengan melakukan sossialisasi kepada seluruh masyarakat.
“Kalau dalam tenggang waktu sebelum acara itu dilakukan ada warga yang merasa melakukan dan minta maaf tentu kita terima. Saya harapkan hal ini sebagai proses pembelajaran agar warga tidak melakukan hal serupa,” ujar Ariana.
Kapolsek Mendoyo AKP Ketut Sukarta seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Rabu (15/7) mengatakan pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan