Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pedagang Dan Ojek Demo Kantor Lurah

Gilimanuk

Kamis, 16 Juli 2009, 20:01 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Penertiban pedagang dan ojek yang biasa mangkal di Pelabuhan Gilimanuk menuai protes. Ratusan pedagang dan tukang ojek berdemo di Kantor Lurah Gilimanuk untuk mendesak Lurah Gilimanuk, I GN Darma Putra membantu mereka mencari solusi setelah “diusir” oleh ASDP Gilimanuk.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi, penertiban yang dilakukan ASDP ini merupakan imbas dari penertiban puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan Pemkab Jembrana yang berjualan di luar areal pelabuhan.

Pasalnya, puluhan PKL tersebut menuntut agar pedagang di dalam pelabuhan juga ikut ditertibkan juga demi keadilan. Tuntutan itu disambut ASDP dengan alasan untuk penataan demi mewujudkan pelabuhan Gilimanuk sebagai pelabuhan dengan pelayanan bertaraf internasional sehingga areal pelabuhan harus steril dari orang-orang yang bukan petugas penyeberangan dan penguna jasa penyeberangan seperti pedagang, tukang ojek, pengurus bus dan lainya.

Untuk melaksanakan kebijakan itu, Rabu (15/7) malam semua pedagang asongan maupun PKL yang berjualan di pelabuhan diundang melalui pertemuan yang dihadiri oleh pihak ASDP yang dihadiri utusan dari pusat dan kepala cabang PT ASDP Ketapang-Gilimanuk Carda Dhamanik.

Dalam pertemuan tersebut ditegaskan kalau mulai Kamis (16/7) Pelabuhan Gilimanuk harus steril dari pedagang maupun tukang ojek. ASDP menyodorkan lokasi terminal manuver sebagai tempat pengganti untuk berjualan disertai dengan kompensasi bantuan uang yang nilainya lebih besar dibanding yang diberikan PLTG Gilimanuk.

Sementara untuk ojek, ASDP belum memberikan solusi. Saat itu, pihak PKL dan tukang ojek tidak banyak diberikan kesempatan bicara sehingga mereka tidak bisa menyampaikan aspirasinya.

Lantaran kebijakan ASDP dinilai dapat hilangnya sumber penghidupan, pedagang dan tukang ojek, Kamis (16/7) mendemo Kantor Lurah Gilimanuk. Mereka menuntut agar Lurah Gilimanuk, I GN Darma Putra membantu mereka mencarikan solusi sehingga keluarga mereka masih tetap bisa makan.

Kedatangan ratusan PKL dan tukang ojek ini langsung ditemui Darma Putra dan menyampaikan kalau dirinya mengerti dengan apa yang dialami mereka. Menurut Darma Putra, para
pedagang sudah dicarikan solusi dengan berjualan di parkir manuver yang nantinya setiap bus yang lewat akan diberhentikan sementara untuk memberikan penumpangnya belanja sehingga pedagang bisa mendapat pemasukan.

“Untuk ojek, kita masih carikan solusinya,” ujarnya. Lalu Darma Putra meminta izin untuk berkoordinasi dengan ASDP guna memperjuangkan nasib mereka. “Ijinkan saya berkoordinasi dengan ASDP supaya Saudara semua tetap diberikan beraktivitas demi perut Saudara. Saya minta, Saudara jangan melakukan perbuatan yang menimbulkan masalah baru,” tambahnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami