Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Demo Beralih Ke ASDP
Gilimanuk
Kamis, 16 Juli 2009,
20:06 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ratusan pedagang kaki lima (PKL) dan tukang ojek yang mendemo Kantor Lurah Gilimanuk ini mengikuti Lurah Gilimanuk, I GN Darma Putra ke kantor ASDP Gilimanuk untuk berkoordinasi dengan pihak ASDP Gilimanuk terkait nasib ratusan PKL dan tukang ojek yang -udiusir- dari Pelabuhan Gilimanuk. Mereka berkumpul di luar kantor ASDP Gilimanuk menunggu hasil pertemuan.
Dalam pertemuan yang diikuti oleh seorang perwakilan pedagang, Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban mengatakan penataan Pelabuhan Gilimanuk tidak ada maksud untuk mematikan PKL maupun tukang ojek namun lantaran untuk mewujudkan pelayanan bertaraf internasional.
Ospar mengaku tetap memikirkan nasib mereka dengan memindahkannya ke parkir manuver. -uSetelah ada ijin dari Pemkab, teknisnya akan kita atur secepatnya. Nantinya setiap bus akan diberhentikan di parkir manuver. Berapa jumlah bus yang dibutuhkan kapal, kita akan kontak untuk masuk pelabuhan. Dengan cara ini maka pedagang bisa tetap hidup, sementara ojek masih kita carikan solusi dengan berkoordinasi ke pemkab dan kepolisian,-terangnya.
Sayangnya tawaran yang disodorkan Ospar ditolak mentah-mentah oleh PKL dan tukang ojek. Mereka masih ngoto minta agar diijinkan beroperasi di pelabuhan lantaran menilai solusi itu hanya akal-akalan saja.
-uItu hanya akal-akalan saja. Tidak mungkin bus bisa dihentikan di manuver. Sopir maupun pengurus bus tidak akan mau. Sebelum ada solusi terbaik kami tetap akan beroperasi di pelabuhan,- teriak mereka. Untungnya Darma Putra cepat tanggap melihat situasi yang semakin memanas dengan menyampaikan kalau solusi yang mereka minta akan dipercepat.
-uSekarang juga saya akan menghadap Sekkab untuk membicarakan teknis di parkir manuver dan solusi untuk ojek. Yang jelas apa tuntutan Saudara akan saya perjuangkan,- ujarnya. Pernyataan Darma Putra ini dituruti warga dengan membubarkan diri. Seusai menentramkan warganya, Darma
Putra menegaskan kalau penertiban PKL dan ojek di dalam pelabuhan tidak berkaitan dengan penertiban PKL yang beroperasi di luar pelabuhan oleh Pemkab.
-uSaya tegaskan lagi kalau penertiban PKL yang dilakukan Pemkab tidak ada kaitannya dengan demo ini. Apalagi pedagang yang ditertibkan Pemkab sudah menerima solusi kita dengan menempatkan mereka pada tempat yang baru. Penertiban yang dilakukan ASDP murni kebijakan ASDP untuk penataan pelabuhan demi peningkatan pelayanan,-tegasnya. (dey)
Dalam pertemuan yang diikuti oleh seorang perwakilan pedagang, Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban mengatakan penataan Pelabuhan Gilimanuk tidak ada maksud untuk mematikan PKL maupun tukang ojek namun lantaran untuk mewujudkan pelayanan bertaraf internasional.
Ospar mengaku tetap memikirkan nasib mereka dengan memindahkannya ke parkir manuver. -uSetelah ada ijin dari Pemkab, teknisnya akan kita atur secepatnya. Nantinya setiap bus akan diberhentikan di parkir manuver. Berapa jumlah bus yang dibutuhkan kapal, kita akan kontak untuk masuk pelabuhan. Dengan cara ini maka pedagang bisa tetap hidup, sementara ojek masih kita carikan solusi dengan berkoordinasi ke pemkab dan kepolisian,-terangnya.
Sayangnya tawaran yang disodorkan Ospar ditolak mentah-mentah oleh PKL dan tukang ojek. Mereka masih ngoto minta agar diijinkan beroperasi di pelabuhan lantaran menilai solusi itu hanya akal-akalan saja.
-uItu hanya akal-akalan saja. Tidak mungkin bus bisa dihentikan di manuver. Sopir maupun pengurus bus tidak akan mau. Sebelum ada solusi terbaik kami tetap akan beroperasi di pelabuhan,- teriak mereka. Untungnya Darma Putra cepat tanggap melihat situasi yang semakin memanas dengan menyampaikan kalau solusi yang mereka minta akan dipercepat.
-uSekarang juga saya akan menghadap Sekkab untuk membicarakan teknis di parkir manuver dan solusi untuk ojek. Yang jelas apa tuntutan Saudara akan saya perjuangkan,- ujarnya. Pernyataan Darma Putra ini dituruti warga dengan membubarkan diri. Seusai menentramkan warganya, Darma
Putra menegaskan kalau penertiban PKL dan ojek di dalam pelabuhan tidak berkaitan dengan penertiban PKL yang beroperasi di luar pelabuhan oleh Pemkab.
-uSaya tegaskan lagi kalau penertiban PKL yang dilakukan Pemkab tidak ada kaitannya dengan demo ini. Apalagi pedagang yang ditertibkan Pemkab sudah menerima solusi kita dengan menempatkan mereka pada tempat yang baru. Penertiban yang dilakukan ASDP murni kebijakan ASDP untuk penataan pelabuhan demi peningkatan pelayanan,-tegasnya. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026