Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Demo Beralih Ke ASDP

Gilimanuk

Kamis, 16 Juli 2009, 20:06 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) dan tukang ojek yang mendemo Kantor Lurah Gilimanuk ini mengikuti Lurah Gilimanuk, I GN Darma Putra ke kantor ASDP Gilimanuk untuk berkoordinasi dengan pihak ASDP Gilimanuk terkait nasib ratusan PKL dan tukang ojek yang “diusir” dari Pelabuhan Gilimanuk. Mereka berkumpul di luar kantor ASDP Gilimanuk menunggu hasil pertemuan.

Dalam pertemuan yang diikuti oleh seorang perwakilan pedagang, Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban mengatakan penataan Pelabuhan Gilimanuk tidak ada maksud untuk mematikan PKL maupun tukang ojek namun lantaran untuk mewujudkan pelayanan bertaraf internasional.

Ospar mengaku tetap memikirkan nasib mereka dengan memindahkannya ke parkir manuver. “Setelah ada ijin dari Pemkab, teknisnya akan kita atur secepatnya. Nantinya setiap bus akan diberhentikan di parkir manuver. Berapa jumlah bus yang dibutuhkan kapal, kita akan kontak untuk masuk pelabuhan. Dengan cara ini maka pedagang bisa tetap hidup, sementara ojek masih kita carikan solusi dengan berkoordinasi ke pemkab dan kepolisian,”terangnya.

Sayangnya tawaran yang disodorkan Ospar ditolak mentah-mentah oleh PKL dan tukang ojek. Mereka masih ngoto minta agar diijinkan beroperasi di pelabuhan lantaran menilai solusi itu hanya akal-akalan saja.

“Itu hanya akal-akalan saja. Tidak mungkin bus bisa dihentikan di manuver. Sopir maupun pengurus bus tidak akan mau. Sebelum ada solusi terbaik kami tetap akan beroperasi di pelabuhan,” teriak mereka. Untungnya Darma Putra cepat tanggap melihat situasi yang semakin memanas dengan menyampaikan kalau solusi yang mereka minta akan dipercepat.

“Sekarang juga saya akan menghadap Sekkab untuk membicarakan teknis di parkir manuver dan solusi untuk ojek. Yang jelas apa tuntutan Saudara akan saya perjuangkan,” ujarnya. Pernyataan Darma Putra ini dituruti warga dengan membubarkan diri. Seusai menentramkan warganya, Darma
Putra menegaskan kalau penertiban PKL dan ojek di dalam pelabuhan tidak berkaitan dengan penertiban PKL yang beroperasi di luar pelabuhan oleh Pemkab.

“Saya tegaskan lagi kalau penertiban PKL yang dilakukan Pemkab tidak ada kaitannya dengan demo ini. Apalagi pedagang yang ditertibkan Pemkab sudah menerima solusi kita dengan menempatkan mereka pada tempat yang baru. Penertiban yang dilakukan ASDP murni kebijakan ASDP untuk penataan pelabuhan demi peningkatan pelayanan,”tegasnya. (dey)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami