Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nekad Cegat Mangku Pastika

Gilimanuk

Sabtu, 18 Juli 2009, 17:39 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Usaha ratusan pedagang kali lima (PKL) dan tukang ojek yang biasanya beroperasi di dalam Pelabuhan Gilimanuk untuk memperjuangkan nasibnya pasca “terusir” dari pelabuhan rupanya tidak kenal menyerah. Kali ini mereka nekad mencegat Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika yang hendak bersembahyang ke Pura Mandara Giri, Lumajang, Jawa Timur.

Dari informasi yang dihimpun, pencegatan Mangku Pastika beserta rombongan ini berawal dari informasi yang diterima PKL dan ojek kalau orang nomor satu di Bali ini akan melintas di Pelabuhan Gilimanuk pukul 11.00 untuk bersembahyang di Pura Mandara Giri, Lumajang, Jatim.

Rupanya, kedatangan Mangku Pastika dan rombongannya ini lebih cepat satu jam dari informasi yang diterima PKL dan ojek tersebut. Rombongan. Beberapa pedagang yang melihat bus yang ditumpangi Gubernur langsung mengontak teman-temannya. Mereka kemudian berhamburan menuju dermaga Moving Bridge (MB) 2, Pelabuhan Gilimanuk tempat bus yang ditumpangi Mangku Pastika menunggu giliran masuk ke kapal.

Mereka mencegat bus yang ditumpangi Mangku Pastika dan beberapa pejabat Pemprov Bali dan meminta agar Mangku Pastika turun untuk mendengarkan keluh kesah mereka pasca dilarang ASDP mencari nafkah di pelabuhan.

Mereka juga meminta bantuan Mangku Pastika agar mereka bisa kembali mencari nafkah di pelabuhan untuk menyambung hidupnya. Kendati sudah berusaha dihalau oleh sejumlah aparat keamanan, namun PKL dan ojek tetap tidak mau menyingkir.

Akhirnya Mangku Pastika mengijinkan 4 orang perwakilan PKL dan ojek untuk menyampiakan aspirasi mereka. Setelah mendengarkan keluh kesah utusan PKL dan ojek tersebut, Mangku Pastika berjanji akan menemui mereka setelah pulang dari sembahyang.

“Pak Gubernur berjanji menemui kami setelah pulang dari Lumajang agar lebih jelas mengetahui apa yang kami rasakan setelah diusir dari pelabuhan,”ujar seorang pedagang yang ikut mencegat rombongan Mangku Pastika. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami