Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Antrean Motor Membludak, Portal Tidak Difungsikan

Beritabali.com, Gilimanuk

Senin, 14 September 2009, 20:46 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Pada puncak arus mudik yang diprediksi akan jatuh pada H-3 dan H-2, portal otomatis pada loket pembelian tiket elektrik kemungkinan tidak akan digunakan. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya penumpukan antrean.



Penggunaan portal yang otomatis terbuka saat pengguna jasa penyeberangan membeli tiket elektrik dikhawatirkan akan menghambat pergerakan para pemudik, utamanya saat arus mudik mencapai puncaknya yang diprediksi pada H-3 dan H-2.


Pasalnya, jika portal itu difungsikan para pemudik dengan
sepeda motor yang ingin naik ke kapal harus menunggu portal itu terbuka secara otomatis setelah membeli tiket elektrik.



Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban saat dikonfrimasi, Senin (14/9) mengatakan meski
portal otomatis itu tidak difungsikan namun pembelian tiket penyeberangan masih menggunakan sistem tiket elektrik.

“Kita tak ingin adanya keterlambatan dan antrean panjang karena menunggu portal otomatis itu terbuka, sehingga jika arus mudik sudah mencapai puncaknya maka portal itu tidak kami fungsikan sementara,“ ujar Ospar.

Menurut Ospar, seminggu sebelum Lebaran telah terjadi peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor hingga mencapai tiga kali lipat dari hari biasanya. Sedangkan untuk mobil, imbuh Ospar, belum terjadi peningkatan yang signifikan.



“Kami prediksi, pemudik dengan menggunakan mobil baru akan mengalami lonjakan pada H-4,” tambahnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami