Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pelaku Masih Diburu Polisi
Beritabali.com, Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus pemerkosaan yang menimpa anak di bawah umur di Desa Suwug Kecamatan Sawan sudah dilimpahkan penanganannya dari Polsek Sawan ke Mapolres Buleleng. Hingga kini pelaku masih diburu oleh polisi.
Jajaran Polres Buleleng, hingga Rabu (16/9) nampaknya masih memburu pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur, sebut saja Melati (15) setelah melakukan aksi asusila dengan memperkosa melati di saat usai melakukan persembahyangan.
Pengejaran terhadap pelaku yang dipanggil Gede Ke (25) tersebut mengerahkan Unit Buser Sat Reskrim Polres Buleleng bersama Polsek Sawan, namun hingga sore ini, pelaku belum berhasil ditangkap oleh polisi.
“Polisi masih berupaya secara maksimal untuk mengejar pelaku yang juga warga Desa Suwug tersebut, sedangkan korban dan sejumlah saksi telah didengarkan keterangannya, pelaku masih kita buru,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Dari pemeriksaan yang dilakukan penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng terungkap aksi yang dilakukan pelaku merupakan kali kedua, setelah sebelumnya hal serupa juga dilakukan terhadap korban.
â€Korban mengaku aksi pemerkosaan itu dilakukan dua kali, sehingga kasus ini dilaporkan ke polisi,†Papar Sudirsa.
Sebelumnya, Melati, warga Dusun Kajanan, Desa Suwug Kecamatan Sawan, menjadi korban aksi pemerkosaan yang dilakukan pemuda setempat.
Aksi itu dilakukan saat korban usai sembahyang di malam hari, selanjutnya kasus itu dilaporkan ke Mapolsek Sawan dan kemudian dilimpahkan ke Mapolres Buleleng. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan