Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Makan Urutan ‘Rasa’ Racun Anjing, Sukawat Pingsan
BeritaBali.com, Penebel
Rabu, 16 September 2009,
17:23 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang warga Banjar Dukuh, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan, I Made Sukawat (44) dilarikan ke UGD RSUD Tabanan, Rabu siang (16/9). Ia diduga keracunan karena memakan urutan (sosis khas Bali) yang dibaluri racun rabies.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Sukawat tiba di UGD RSUD Tabanan sekitar pukul 11.30 Wita diantar kerabatnya. Setelah diperiksa tim medis ia dinyatakan keracunan.
Menurut beberapa sumber, Sukawat keracunan setelah memakan urutan (sosis daging babi) yang sudah dilumuri racun untuk membasmi anjing yang diduga terjangkit rabies.
-uIa sempat memakan daging urutan yang sudah dilumuri racun rabies , beberapa saat setelah makan daging berisi racun itu korban pingsan,- jelas sumber yang enggan dipublikasikan. Mendapati korban pingsan, pihak keluarga kemudian melarikan korban ke Rumah Sakit.
Direktur BRSUD Tabanan Dr I Gde Wiryana Patrajaya membenarkan pihaknya menerima pasien keracunan asal Penebel.
Dikatakannya, setelah ditangani pihak rumah sakit pasien tersebut disarankan menjalani opname. Namun pasein dan kelurganya menolak dan meminta pulang.
-uKarena menolak opname, yah kita tidak bisa memaksanya,- pungkas Patrajaya. (nod)
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Sukawat tiba di UGD RSUD Tabanan sekitar pukul 11.30 Wita diantar kerabatnya. Setelah diperiksa tim medis ia dinyatakan keracunan.
Menurut beberapa sumber, Sukawat keracunan setelah memakan urutan (sosis daging babi) yang sudah dilumuri racun untuk membasmi anjing yang diduga terjangkit rabies.
-uIa sempat memakan daging urutan yang sudah dilumuri racun rabies , beberapa saat setelah makan daging berisi racun itu korban pingsan,- jelas sumber yang enggan dipublikasikan. Mendapati korban pingsan, pihak keluarga kemudian melarikan korban ke Rumah Sakit.
Direktur BRSUD Tabanan Dr I Gde Wiryana Patrajaya membenarkan pihaknya menerima pasien keracunan asal Penebel.
Dikatakannya, setelah ditangani pihak rumah sakit pasien tersebut disarankan menjalani opname. Namun pasein dan kelurganya menolak dan meminta pulang.
-uKarena menolak opname, yah kita tidak bisa memaksanya,- pungkas Patrajaya. (nod)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4685 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026