Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Saat Divaksin, 5 Orang Digigit Anjing
Beritabali.com, Bongan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Lima orang warga Desa Bongan digigit anjing saat sedang melakukan vaksin anjing mereka. Kelima orang tersebut akhirnya dilarikan ke RSUP Sanglah untuk diberikan obat vaksin anti rabies.
Menurut Men Titik (48) salah satu korban digigit anjingnya sendiri yang sedang divaksin, Jumat (25/9). Mengatakan sekitar pukul 09.00 Wita, Kamis (24/9) dirinya disuruh membawa anjing peliharaannya ke Balai Banjar untuk di-vaksin.
Sampai di Balai Banjar, salah satu petugas vaksin menyuruhnya memengang anjing miliknya untuk disuntik vaksin. Karena takut, ia pun tidak berani memengang anjingnya karena takut anjingnya berontak. Petugas vaksin tersebut malah memintanya untuk menduduki anjingnya agar mudah disunik.
Permintaan itu pun tidak dilaksakanannya karena tidak mau menanggung resiko. Pada saat itu ia yang bersama mertuanya Pan Guambi (70) juga berada di Balai Banjar kemudian didekati oleh anjing peliharaannya dan duduk di pangkuan mertuanya.
Mertuanya pun disuruh mengelus-elus anjingnya dan disuruh memegangi leher si anjing oleh petugas. Tak disangka petugas kemudian menyutikkan vaksin di bagian pantat anjing, mungkin kaget si anjing kemudian locat dan menggigit tangan kanan mertuanya. Akibatnya mertuanya mendeita sejumlah gigitan yang kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Baca juga:
Pembunuh Shinzo Abe Sempat Surati Blogger
Usai divaksin, Men Titik kemudian membawa pulang anjingnya. Sampai di rumah ia pun hendak membuka rantai si anjing. Sial sampai di rumah ketika ia hendak memegang anjingnya untuk melepas rantainya, ia pun digigit pada bagian tangan kanannya dengan dua gigitan.
“Yang saya herankan kenapa petugas tidak membawa peralatan untuk menutup mulut anjing ketika akan disuntik vaksin. Malahan saya disuruh duduk diatas punggung anjing yang akan disuntik,†jelasnya.
Ia bersama mertuanya kemudian dilarikan ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan Vaksin Anti Rabies. “beruntung saya mendapatkan vaksin di Sanglah,†tambahnya.
Tidak hanya ia dan mertuanya yang menjadi korban gigitan anjing saat divaksin, tiga warga dari Bogan Jawa juga mengalami hal serupa. Ketiganya juga digigit saat divaksin petugas vaksin.
“Mendingan cari dokter hewan untuk melakukan vaksin anjing meskipun harus bayar. Daripada gratis tapi bukannya anjing yang divaksin malah orangnya yang mesti divaksin anti rabies ,†jelas salah satu korban sengit.
Warga lainya meminta pemerintah agar menurunkan petugas yang benar-benar memiliki kualitas untuk menyuntikkan vaksin rabies anjing. "jangan-jangan petugas yang diturunkan bukan dokter hewan melainkan petugas lainnya," duga warga lainnya. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan