Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hasilkan 1000 Mega Watt, Bisa Hemat Rp 4 Trilyun

Beritabali.com, Renon

Rabu, 7 Oktober 2009, 16:55 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Jawa-Bali, rencananya akan mulai digarap Perusahaan Litrik Negara (PLN) tahun 2010. SUTT ini nantinya akan mampu mengalirkan energi listrik ke Bali sebesar 1000 Mega Watt (MW).


PLN sudah menghadap Gubernur Bali untuk melaporkan rencana pembangunan SUTT 150 Kilo Volt. Tahun depan (2010), SUTT ini sudah mulai dikerjakan, kata Arifuddin Nurdin, General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Bali, di Renon, hari ini (7/10).



SUTT yang akan dibangun nanti, kata Nurdin, akan mengalirkan energi listrik sebesar 1000 Mega Watt dari Pulau Jawa ke Bali.



Dengan adanya SUTT Jawa-Bali, tiga pembangkit listrik yang ada di Bali saat ini bisa diistirahatkan atau standy by sebagai cadangan jika ada gangguan, kata Nurdin.


Selain bisa memberi pasokan energi listrik yang cukup besar, pembangunan SUTT ini juga bisa menghemat penggunaan bahan bakar solar bagi ketiga pembangkit tenaga listrik yang ada di Bali saat ini.

Tiga pembangkit listrik yang ada di Bali saat ini menghabiskan Rp 3 sampai Rp 4 trilyun untuk biaya bahan bakarnya (solar) per tahun. Sementara pemasukan PLN Bali per tahunnya hanya Rp 2,1 Trilyun, jelas Nurdin.

Sebelum SUTT ini dibangun, pasokan energi listrik di Pulau Bali saat ini berasal dari tiga pembangkit yaitu PLTG Gilimanuk Jembrana (130 MW), PLTG Pemaron Buleleng (80 MW), dan PLTG/D Pesanggaran Denpasar (152 MW), ditambah kabel laut dari Jawa (200 MW).


Sementara beban puncak listrik di Bali saat ini mencapai 493 MW. (bob)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami