Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Hasilkan 1000 Mega Watt, Bisa Hemat Rp 4 Trilyun
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Jawa-Bali, rencananya akan mulai digarap Perusahaan Litrik Negara (PLN) tahun 2010. SUTT ini nantinya akan mampu mengalirkan energi listrik ke Bali sebesar 1000 Mega Watt (MW).
PLN sudah menghadap Gubernur Bali untuk melaporkan rencana pembangunan SUTT 150 Kilo Volt. Tahun depan (2010), SUTT ini sudah mulai dikerjakan, kata Arifuddin Nurdin, General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Bali, di Renon, hari ini (7/10).
SUTT yang akan dibangun nanti, kata Nurdin, akan mengalirkan energi listrik sebesar 1000 Mega Watt dari Pulau Jawa ke Bali.
Dengan adanya SUTT Jawa-Bali, tiga pembangkit listrik yang ada di Bali saat ini bisa diistirahatkan atau standy by sebagai cadangan jika ada gangguan, kata Nurdin.
Selain bisa memberi pasokan energi listrik yang cukup besar, pembangunan SUTT ini juga bisa menghemat penggunaan bahan bakar solar bagi ketiga pembangkit tenaga listrik yang ada di Bali saat ini.
Tiga pembangkit listrik yang ada di Bali saat ini menghabiskan Rp 3 sampai Rp 4 trilyun untuk biaya bahan bakarnya (solar) per tahun. Sementara pemasukan PLN Bali per tahunnya hanya Rp 2,1 Trilyun, jelas Nurdin.
Sebelum SUTT ini dibangun, pasokan energi listrik di Pulau Bali saat ini berasal dari tiga pembangkit yaitu PLTG Gilimanuk Jembrana (130 MW), PLTG Pemaron Buleleng (80 MW), dan PLTG/D Pesanggaran Denpasar (152 MW), ditambah kabel laut dari Jawa (200 MW).
Sementara beban puncak listrik di Bali saat ini mencapai 493 MW. (bob)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan