Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Sakit Kencing Batu, Liyer Tolak Ikut Akting
Beritabali.com, Pengosekan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dalam film Eat, Pray, Love (EPL) yang dibintangi artis Julia Roberts, terdapat tokoh pria tua Bali bernama Ketut Liyer. Meski sudah ditawari pihak produser EPL beradu akting dengan artis Julia Roberts, namun Ketut Liyer yang seorang dukun ini menolak karena menderita sakit kencing batu.
Sejak proses syuting film Eat, Pray, Love dimulai di Bali, rumah Ketut Liyer di Banjar Pengosekan Desa Mas Ubud selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun asing.
Baca juga:
Zelensky Tiba-Tiba Pecat Lima Diplomat
Wisatawan yang datang rata-rata mengaku penasaran dengan sosok Ketut Liyer, yang ada dalam kisah Eat, Pray,Love, karangan Elizabeth Gilbert.
Dikunjungi puluhan hingga ratusan orang per harinya tak membuat Liyer merasa terganggu.
Dengan sabar, tokoh medicine man atau dukun dalam buku Eat, Pray, Love ini melayani wisatawan yang datang ke rumahnya. Ia juga memperlihatkan buku novel Eat, Pray, Love, yang dihadiahkan langsung Elizabeth Gilbert kepadanya.
Dalam kesehariannya, kakek berumur 90 tahun lebih ini merupakan seorang seniman lukis rerajahan(gabungan huruf bali) khas Bali, dan seorang pematung kayu. Selain itu, ia juga membuka praktek membaca garis tangan sekaligus dukun untuk mengobati berbagai jenis penyakit.
Sejak bulan Mei (2009) lalu, pihak pembuat film Eat, Pray, Love sudah menawari Liyer untuk ikut beradu akting bersama Julia Roberts.
Namun tawaran ini terpaksa ditolak mengingat kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan.
Kakek tidak boleh sama keluarga, karena kakek sakit kencing batu, anak-anak kakek takut kakek nanti kecapean dan meninggal,kata Liyer kepada Beritabali.com.
Syuting film itu berat. Dengan kondisi bapak yang sudah tua, kami takut bapak nanti kepayahan kalo ikut syuting film itu. Makanya kami sepakat untuk melarang bapak ikut syuting film,jelas anak Liyer, Nyoman Latra.
Setelah adanya penolakan ini, pihak pembuat film Eat, Pray, Love kemudian melakukan casting pemain film di Bali untuk mencari pemeran tokoh dukun Ketut Liyer.
Sementara proses syuting dialog tokoh Elizabeth Gilbert dan Ketut Liyer rencananya tetap akan dilakukan di rumah Ketut di Banjar Pengosekan Ubud. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2942 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2015 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun