Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Seniman Denpasar Ikuti Karnaval GBN 2009
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Duta Seni Kota Denpasar terpilih mewakili Bali untuk pentas seni tingkat Nasional dalam Karnafal Gelar Budaya Nasional 2009 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Duta Denpasar ini akan menampilkan tari kreasi baleganjur mengangkat tema Serangan Umum Kota Denpasar.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar I Ketut Mardika saat ditemui disela-sela gladi bersih, di Taman Budaya Art Centre Denpasar.
Ketut Mardika mengatakan, Duta Denpasar ini melibatkan 40 orang seniman termasuk tokoh-tokoh , serta melibatkan 20 orang penabuh.
Kita harapkan penampilan Duta Denpasar pada Sabtu 24 Oktober mendatang yang mengangkat tema Serangan Umum ini mampu memberikan informasi kepada pengunjung bahwa di Denpasar pernah terjadi peristiwa heroik melawan penjajah, ujar Ketut Mardika.
Penampilan seniman Denpasar akan disaksikan oleh pengunjung di TMII. Ini diharapkan akan mampu menarik para wisatawan terutama wisatawan domestik untuk berkunjung ke Denpasar.
Sutradara tari kreasi Serangan Umum Denpasar, Komang Astita mengatakan penampilan ini dibagi menjadi tiga babak.
Babak pertama mengisahkan tentang pertempuran gerilyawan rakyat Bali yang dipimpin Gusti Ngurah Rai melawan pasukan NICA. Babak ini juga mengisahkan persiapan rakyat Bali menyusun serangan Kota Denpasar.
Baca juga:
Seniman Drama Gong Lawas Audiensi ke Giri Prasta, Minta Bantuan untuk Persiapan Pentas PKB
Babak kedua menurut Astita mengisahkan tentang penyiksaan yang dilakukan oleh para penjajah. Sedangkan babak ketiga merupakan kisah daripada penampilan seniman Bali yaitu Serangan Umum Kota Denpasar yang dilaksanakan 11 April 1946 pada dinihari.
Serangan dimulai dari arah utara Satriya. Serangan juga dilakukan dari arah timur bergerak menyerang Tangsi Kayumas yang mengakibatkan gugurnya I.B Djapa gugur.
Ada juga adegan pengacauan Tangsi dan Penjara Pekambingan.
Akhir cerita, setelah bertempur selama enam jam, akhirnya para komando mengintruksikan penarikan pasukan.
Selain untuk memperkenalkan peristiwa heroik di Denpasar, cerita ini juga untuk menanamkan semangat persatuan dan kesatuan, kata Komang.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli