Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Mick Jagger Doyan Babi Guling dan Bebek Betutu
BERITABALI.COM, TABANAN.
Jauh hari sebelum Julia Roberts datang ke Bali untuk syuting film Eat, Pray, Love (EPL), beberapa selebriti top dunia sudah menginjakkan kakinya di Bali. Vokalis grup rock Rolling Stones, Mick Jagger, misalnya, sudah pernah mencoba kuliner khas Bali yakni babi guling dan bebek betutu.
Sir Michael Philip Jagger atau dikenal sebagai Mick Jagger, sering datang ke Bali di era tahun 1990 an. Yang paling bikin heboh, ia dan supermodel Jerry Hall telah menikah di Bali pada tanggal 21 November 1990 dalam sebuah upacara Hindu.
Pengadilan tinggi Inggris kemudian membatalkan pernikahan bintang rock Inggris ini tanggal 13 Agustus 1999, karena tidak memenuhi perundangan yang berlaku di Indonesia.
Mick Jagger terakhir datang ke Bali pada tahun 1997, tepatnya pada 23 Oktober. Saat itu ia datang ke Puri Anyar Kerambitan Tabanan bersama istrinya Jerry Hall dan anaknya.
“Saat itu pengawalan terhadap Mick Jagger dan keluarganya sangat ketat. Tidak ada yang tahu ia datang ke sini (Puri Anyar Kerambitan). Ia datang sekitar jam 7 malam,†kata salah satu anggota keluarga Puri Anyar Kerambitan, Anak Agung Ngurah Agung Bagus Erawan.
Saat datang, Mick Jagger dan keluarganya mengenakan pakaian adat Bali. Di Puri Anyar Kerambitan, Mick Jagger kemudian dijamu makan malam dengan menu khas Puri Anyar Kerambitan yakni babi guling, bebek betutu, dan sayur gonda.
“Waktu itu Mick Jagger dan keluarganya makan lesehan di bangunan bale suku kangin Puri Anyar Kerambitan. Dia (Mick Jagger) sangat suka makan babi guling, tim ayam, bebek betutu, dan sayur daun gonda,†jelas Agung.
Di mata Agung, bintang rock yang lahir di Dartford, Kent, Inggris pada 26 Juli 1943 itu merupakan sosok yang menyukai kesederhanaan.
“Mick Jagger senang suasana yang alami, unik, dan tidak turistik. Itu ia temui di Puri Anyar Kerambitan. Mick Jagger datang ke puri ini tiga kali, yakni tahun 1995, 1996, dan terakhir tahun 1997. Semenjak itu ia belum pernah ke sini lagi,†ujar Agung.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli