Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Mick Jagger Doyan Babi Guling dan Bebek Betutu
BERITABALI.COM, TABANAN.
Jauh hari sebelum Julia Roberts datang ke Bali untuk syuting film Eat, Pray, Love (EPL), beberapa selebriti top dunia sudah menginjakkan kakinya di Bali. Vokalis grup rock Rolling Stones, Mick Jagger, misalnya, sudah pernah mencoba kuliner khas Bali yakni babi guling dan bebek betutu.
Sir Michael Philip Jagger atau dikenal sebagai Mick Jagger, sering datang ke Bali di era tahun 1990 an. Yang paling bikin heboh, ia dan supermodel Jerry Hall telah menikah di Bali pada tanggal 21 November 1990 dalam sebuah upacara Hindu.
Pengadilan tinggi Inggris kemudian membatalkan pernikahan bintang rock Inggris ini tanggal 13 Agustus 1999, karena tidak memenuhi perundangan yang berlaku di Indonesia.
Mick Jagger terakhir datang ke Bali pada tahun 1997, tepatnya pada 23 Oktober. Saat itu ia datang ke Puri Anyar Kerambitan Tabanan bersama istrinya Jerry Hall dan anaknya.
“Saat itu pengawalan terhadap Mick Jagger dan keluarganya sangat ketat. Tidak ada yang tahu ia datang ke sini (Puri Anyar Kerambitan). Ia datang sekitar jam 7 malam,†kata salah satu anggota keluarga Puri Anyar Kerambitan, Anak Agung Ngurah Agung Bagus Erawan.
Saat datang, Mick Jagger dan keluarganya mengenakan pakaian adat Bali. Di Puri Anyar Kerambitan, Mick Jagger kemudian dijamu makan malam dengan menu khas Puri Anyar Kerambitan yakni babi guling, bebek betutu, dan sayur gonda.
“Waktu itu Mick Jagger dan keluarganya makan lesehan di bangunan bale suku kangin Puri Anyar Kerambitan. Dia (Mick Jagger) sangat suka makan babi guling, tim ayam, bebek betutu, dan sayur daun gonda,†jelas Agung.
Di mata Agung, bintang rock yang lahir di Dartford, Kent, Inggris pada 26 Juli 1943 itu merupakan sosok yang menyukai kesederhanaan.
“Mick Jagger senang suasana yang alami, unik, dan tidak turistik. Itu ia temui di Puri Anyar Kerambitan. Mick Jagger datang ke puri ini tiga kali, yakni tahun 1995, 1996, dan terakhir tahun 1997. Semenjak itu ia belum pernah ke sini lagi,†ujar Agung.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan