Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Perbekel Pakisan Diduga Gelapkan Bansos

Selasa, 3 November 2009, 20:31 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Perseteruan antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pakisan dengan Perbekel Desa Pakisan terus berlanjut terkait dugaan penyimpangan dana bantuan sosial maupun bantuan aspal. Sejumlah perwakilan warga hari ini mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Singaraja dan Mapolres Buleleng

Perseteruan antara Badan Permusyawaratan Desa dengan Perbekel Desa Pakisan, Nyoman Karya mulai melebar tidak hanya dilingkup pemerintahan tapi juga sampai ke institusi penegak hukum.


Selasa (3/11) BPD Pakisan yang dimotori Made Jaya Sukerta menggeber indikasi penyelewengan bantuan desa oleh Prebekel Desa Pakisan, Nyoman Karya.


Melalui surat yang ditujukan kepada Bupati Buleleng terkait laporan hasil evaluasi kinerja Prebekel Pakisan, BPD menguraikan indikasi penyelewengan dan penyalahgunan wewenang sebagai salah satu indikator tindaki pidana korupsi yang diduga dilakukan Perbekel Nyoman Karya.


“Kehadiran sejumlah warga ke Kejaksaan Negeri Singaraja dan Mapolres Buleleng untuk menegaskan kembali adanya dugaan penyimpangan dana di Desa Pakisan dan mendapat respon instansi penegakan hukum terkait,” ungkap Tokoh Masyarakat Desa Pakisan Gede Liter.


Dalam surat itu diuraikan penyalahgunaan batuan anggota DPR RI Wayan Koster senilai Rp 30 juta, digadaikannya sertifikat tanah desa, penyalahgunaan dana simpan pinjam PNPM senilai Rp 22 juta, serta dijualnya bantuan aspal dari Pemprop Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami