Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Perbekel Pakisan Diduga Gelapkan Bansos
BERITABALI.COM, BULELENG.
Perseteruan antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pakisan dengan Perbekel Desa Pakisan terus berlanjut terkait dugaan penyimpangan dana bantuan sosial maupun bantuan aspal. Sejumlah perwakilan warga hari ini mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Singaraja dan Mapolres Buleleng.
Perseteruan antara Badan Permusyawaratan Desa dengan Perbekel Desa Pakisan, Nyoman Karya mulai melebar tidak hanya dilingkup pemerintahan tapi juga sampai ke institusi penegak hukum.
Selasa (3/11) BPD Pakisan yang dimotori Made Jaya Sukerta menggeber indikasi penyelewengan bantuan desa oleh Prebekel Desa Pakisan, Nyoman Karya.
Melalui surat yang ditujukan kepada Bupati Buleleng terkait laporan hasil evaluasi kinerja Prebekel Pakisan, BPD menguraikan indikasi penyelewengan dan penyalahgunan wewenang sebagai salah satu indikator tindaki pidana korupsi yang diduga dilakukan Perbekel Nyoman Karya.
“Kehadiran sejumlah warga ke Kejaksaan Negeri Singaraja dan Mapolres Buleleng untuk menegaskan kembali adanya dugaan penyimpangan dana di Desa Pakisan dan mendapat respon instansi penegakan hukum terkait,†ungkap Tokoh Masyarakat Desa Pakisan Gede Liter.
Dalam surat itu diuraikan penyalahgunaan batuan anggota DPR RI Wayan Koster senilai Rp 30 juta, digadaikannya sertifikat tanah desa, penyalahgunaan dana simpan pinjam PNPM senilai Rp 22 juta, serta dijualnya bantuan aspal dari Pemprop Bali.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1349 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1032 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 873 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 777 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik