Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Melihat Lumba-Lumba Saat ‘Sunrise’ di Lovina
BERITABALI.COM, BULELENG.
Lumba-lumba dan matahari terbit atau sunrise merupakan dua fenomena alam yang jarang bisa dinikmati dalam waktu bersamaan. Di Pantai Lovina Buleleng, Bali, Anda dapat menyaksikan dua fenomena alam yang indah ini dalam waktu bersamaan.
Untuk dapat menyaksikan lumba-lumba dan keindahan matahari terbit atau Sunrise, Anda harus sudah berangkat dari tepi Pantai Lovina pukul 6 pagi waktu setempat. Dengan membayar sekitar Rp 50 ribu per orang, pengemudi perahu motor akan membawa Anda ke tengah laut untuk melihat kemunculan lumba-lumba.
Setelah berlayar ke tengah laut selama kurang lebih 30 menit, pengemudi perahu motor yang juga sekaligus sebagai ‘guide’ (pemandu wisata) mulai mencari lokasi munculnya lumba-lumba.
Di tengah laut, puluhan perahu motor yang mengangkut wisatawan asing dan domestik sudah tampak hilir mudik mencari lokasi munculnya lumba-lumba.
Seiring munculnya matahari terbit atau sunrise di ufuk timur, kumpulan ikan lumba-lumba mulai bermunculan dan kadang berloncatan di beberapa lokasi yang ada di laut.
Untuk bisa melihat lumba-lumba ini dengan jelas, pengemudi perahu motor harus membawa perahu motornya sedekat mungkin dengan kawanan lumba-lumba tersebut.
Waktu yang baik untuk melihat kawanan lumba-lumba dan matahari terbit atau sunrise di Pantai Lovina adalah pukul 7.30 hingga pukul 8 pagi waktu setempat. Pada waktu tersebut, lumba-lumba muncul ke permukaan untuk memangsa ikan-ikan kecil yang ada di perairan Pantai Lovina.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2505 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun