Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pastika: Itu Murni untuk Upacara Bukan Untuk Lawar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika tetap meminta adanya kuota 1000 ekor penyu untuk keperluan upacara agama di Bali. Walaupun sebelumnya usulan ini mendapatkan penolakan dari lembaga pemerhati satwa WWF dengan alasan kuota penyu hanya akan membuka kembali perdagangan penyu ilegal di Bali.
Pastika berharap Departemen Kehutanan mengabulkan pemintaan kuota 1000 ekor penyu yang diajukan pemerintah provinsi Bali. Apalagi permintaan kuota tersebut murni untuk kepentingan upacara agama.
â€itu murni unntuk upacara agama, bukan untuk lawar, kalau itu kata juga tidak setuju. Ini murni unntuk memenuhi kebutuhan upacara adat dari desa adat yang ada di Bali†tegas Mantan Kapolda Bali ini saat ditemui di Renon (25/11).
Menurut Pastika, pengajuan 1000 ekor penyu didasarkan pada jumlah desa adat di Bali yang jumlahnya mencapai sekitar 1000 desat adat. Sedangkan berdasarkan data Pusat Pendidikan dan Konservasi penyu (TCEC) Serangan menunjukkan jumlah keperluan penyu untuk upacara agama di Bali hanya mencapai 80 ekor pertahun.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan