Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pastika: Itu Murni untuk Upacara Bukan Untuk Lawar

Rabu, 25 November 2009, 14:57 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika tetap meminta adanya kuota 1000 ekor penyu untuk keperluan upacara agama di Bali. Walaupun sebelumnya usulan ini mendapatkan penolakan dari lembaga pemerhati satwa WWF dengan alasan kuota penyu hanya akan membuka kembali perdagangan penyu ilegal di Bali.


Pastika berharap Departemen Kehutanan mengabulkan pemintaan kuota 1000 ekor penyu yang diajukan pemerintah provinsi Bali. Apalagi permintaan kuota tersebut murni untuk kepentingan upacara agama.


”itu murni unntuk upacara agama, bukan untuk lawar, kalau itu kata juga tidak setuju. Ini murni unntuk memenuhi kebutuhan upacara adat dari desa adat yang ada di Bali” tegas Mantan Kapolda Bali ini saat ditemui di Renon (25/11).


Menurut Pastika, pengajuan 1000 ekor penyu didasarkan pada jumlah desa adat di Bali yang jumlahnya mencapai sekitar 1000 desat adat. Sedangkan berdasarkan data Pusat Pendidikan dan Konservasi penyu (TCEC) Serangan menunjukkan jumlah keperluan penyu untuk upacara agama di Bali hanya mencapai 80 ekor pertahun.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami