Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Dina Agoestina, Luangkan Waktu Merawat Buaya Cacat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Buaya dikenal sebagai binatang ganas dan menakutkan bagi sebagian besar orang. Namun di Denpasar Bali, seorang ibu rumah tangga menyisihkan sebagian waktunya untuk merawat buaya yang sakit dan cacat.
Dalam kesehariannya, Dina Agoestina tak jauh berbeda dibanding ibu rumah tangga pada umumnya. Sebagai seorang ibu rumah tangga biasa, keseharian Dina diisi dengan mengurus rumah dan suami serta merawat tiga orang anak.
Dina menjadi sedikit berbeda dibanding ibu rumah tangga lain di saat mengisi waktu luangnya. Selain mengurus rumah tangga dan merawat tiga orang anak, Dina juga menyisihkan sebagian waktunya untuk merawat buaya cacat.
Bersama dua orang anaknya dan seorang petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Denpasar, siang itu Dina memberi makan puluhan ekor buaya di sebuah tempat penampungan buaya di kawasan Suwung Denpasar.
Tanpa rasa takut, Dina melempar potongan-potongan daging ayam ke arah puluhan ekor buaya berukuran besar dari jarak yang cukup dekat.
Buaya yang dirawat Dina ini hampir semuanya menyandang cacat fisik mulai kehilangan mulut bagian bawah, kehilangan salah satu kaki, berpunggung bongkok, hingga buaya yang sakit-sakitan akibat kurang makan.
Cacat di tubuh buaya ini ada yang dibawa sejak lahir dan akibat berkelahi dengan sesama buaya, ujarnya.
Puluhan buaya cacat berjenis buaya air tawar dan buaya muara ini merupakan buaya yang berasal dari sebuah taman wisata yang mangkrak di Denpasar dan beberapa tempat lainnya di Bali.
Buaya ini dirawat dan ditampung di tempat ini karena sebelumnya terlantar tanpa mendapat perawatan yang memadai, jelasnya.
Upaya penyelamatan buaya cacat dan sakit ini, kata Dina, akan terus dilakukan tanpa batas waktu.
Semua mahluk hidup ciptaan Tuhan di dunia layak mendapat kasih sayang dan harus dihargai keberadaannya tanpa kecuali, pungkas Dina.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun