Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
PNS Ditipu Gebyar Hadiah XL, Jutaan Amblas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Iming iming hadiah gebyar dari operator celular, menimpa Anak Agung Sagung Suardaniata (49). Pegawai Negeri Sipil yang tinggal di Jalan Veteran nomor 16 Denpasar ini, mengaku tertipu Rp 6,5 juta dari gebyar hadiah XL.
Kasus semacam ini dialami AA Sagung Suardaniata, pada Sabtu (02/1). Meskipun korban seorang PNS yang memiliki tingkat pendidikan tinggi, toh juga tertipu.
Kasus yang terjadi di siang bolong ini, 13.30 Wita, berawal saat korban ditelpon seorang lelaki tak dikenal. Lelaki tersebut mengaku dari petugas operator telpon XL yang menyebutkan, bahwa korban mendapatkan undian berhadiah dari XL.
Suardaniata yang tinggal di Jalan Veteran, No. 16 Denpasar, percaya penuturan pelaku dan bersedia menerima hadiah dari XL. “Korban percaya dapat undian dari XL. Tapi dia tidak mengecek benar apa tidak undiannya,” kata sumber kepolisian, Selasa (4/1) .
Korban mengikuti permintaan pelaku untuk mentransfer uang ke sebuah nomor rekening. Korban pun mendatangi ATM Batara yang terletak di Jalan Surapati Denpasar.
Tanpa disadari korban, uang di rekening ATM sebesar Rp 6,5 juta amblas disikat pelaku. Korban kemudian melaporkan kasus ini ke Poltabes Denpasar.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2955 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun