Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Ijin Tambahan Armada Taxi Dinilai Janggal
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil evaluasi DPRD Bali menemukan bahwa pemberian ijin prinsip penambahan armada taxi oleh Pemerintah provinsi Bali kepada operator perusahaan pengelolaan taksi di Bali penuh kejanggalan. Dimana pengeluaran ijin penambahan armada taxi baru sekitar lebih dari 900 armada tersebut tanpa disertai dengan hasil kajian.
Padahal berdasarkan hasil kajian sebelumnya pada 2005 menunjukkan dengan jumlah armada taxi sekitar 2000 armada sudah mencukupi bagi Bali dan tidak lagi diperlukan tambahan armada baru.
Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya berharap kepada pemerintah daerah Bali untuk menunda sementara pemberian ijin baru sebelum adanya hasil kajian baru.
“Itu dipending sambil menunggu hasil kajian baru, kalau nantinya dikatakan layak ada tambahan maka jangan sampai lagi sopir berteriak menolak, karena sopir pasti minta taksi yang beroperasi sedikit, sedangkan operator minta sebanyak banyaknya,” kata Made Arjaya.
Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya mengungkapkan bukan penambahan armada yang terpenting bagi pengembangan taksi di Bali saat ini, tetapi pengembangan kualitas pelayanan.
kedepan Bali perlu memberlakukan standarisasi pelayanan taksi di Bali sebagai suatu kawasan tujuan wisata dunia.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2290 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan