Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Akhir 2010, 5 Jalur Siap Dioperasikan
Beritabali.com, Kuta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi Bali menargetkan pada akhir 2010, 5 jalur transportasi Publik Sarbagaita yang menghubungkan Wilayah Denpasar Badung, Gianyar dan Tabanan sudah dapat dioperasionalkan. Dimana jalur transportasi publik Sarbagita ini meniru sistem transportasi publik bus way di Jakarta.
Menurut rencana ke-5 jalur transportasi publik sarbagita tersebut meliputi Bandara Ngurah Rai-Denpasar, Batubulan-Nusa Dua, Batubulan-Kuta, Batubulan-Pusat Kota dan Batubulan-Tanah Lot.
Sekretaris Organda Bali Yus Suhartana pada keteranganya di Kuta, Rabu (20/1) menyebutkan untuk tahap awal operasional transportasi publik Sarbagita ini, pemerintah provinsi Bali berkomitmen untuk mensubsidi tarif hingga 60%.
Selama dua sampai tiga tahun kedepan kita akan berlakukan tarif standar, itu sekitar 3500 rupiah sekali naik, kata Yus Suhartana.
Sekretaris Organda Bali Yus Suhartana menyatakan transportasi publik sarbagita yang memiliki 17 koridor ini untuk tahap awal akan beroperasi selama 18 jam, mulai pukul 6 pagi.
Ditargetkan pada 2012 transportasi publik Sarbagita sudah dapat beroperasi secara maksimal dengan 50 armada bus.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2413 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1933 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun